Merdeka.com tersedia di Google Play



Pelabuhan Pelayaran Dinilai Belum Raih Keuntungan Maksimal

Sumber : | Senin, 13 April 2009 22:17


Pelabuhan Pelayaran Dinilai Belum Raih Keuntungan Maksimal
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Perusahaan pelayaran nasional belum bisa menikmati keuntungan dari peningkatan volume muatan angkutan laut luar negeri dari Indonesia, yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir karena penerapan trade term (cara pembayaran) yang lebih menguntungkan pengekspor, maupun pengimpor luar negeri.

"Hampir seluruh ekspor komoditi Indonesia dilakukan dengan menggunakan sistem FOB (free on board) sementara untuk impor memakai sistem CIF (cost, insurance, freight)," kata Direktur Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut (PKSPL) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir.Tridoyo Kusumastanto, MS di Bogor, Senin (13/4).

"Dengan sistem ini, baik untuk pengiriman ekspor maupun impor, urusan kapal pengangkut, termasuk biayanya, ditentukan sendiri oleh pihak luar negeri. Pihak Indonesia nyaris tidak berperan dalam penentuan ekspor/impor," katanya.

Menurut data PKSPL, selama 2003-2007 volume muatan angkutan luar negeri meningkat rata-rata 8,3 persen pertahun dari 442 juta ton pada 2003 menjadi 531 juta ton pada 2007.

Dari 531 juta ton volume muatan angkutan luar negeri pada 2007, pangsa armada pelayaran nasional hanya 31 juta ton atau sekitar 5,8 persen, selebihnya didominasi oleh armada pelayaran asing.

Selain cara pembayaran yang kurang menguntungkan, kata Tridoyo, armada pelayaran nasional juga menghadapi persaingan ketat dengan pelayaran asing yang semakin memperluas jaringan keagenannya di Indonesia, sementara perusahaan nasional justru menghadapi masalah proteksi di beberapa negara.

"Bahkan untuk angkutan dalam negeri pun, perusahaan nasional harus bersaing ketat dengan perusahaan asing," katanya.(kpl/bar)


KUMPULAN BERITA
# Jokowi

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Jokowi, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Jokowi.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Ini alasan Ahok soal mogoknya proyek waduk dan inspeksi sungai
  • Penampilan Mempesona Kate Middleton Saat Paskah, Mau Tahu?
  • Intel: Pertumbuhan Android lebih baik daripada Windows
  • Gerindra berharap PPP segera islah, bulat dukung Prabowo
  • Kemendikbud: Orientasi JIS cuma cari uang
  • Remaja Amerika terbang selama lima jam di roda pesawat
  • Cerita Dede Yusuf berkemah pantau penghitungan suara di KPUD
  • Tahanan perempuan kabur, 9 anggota Polres Banyumanik diperiksa
  • Jalan Terjal Spider-Man Untuk Bisa Bergabung di The Avengers
  • BTN diakuisisi Bank Mandiri, kredit rumah subsidi terancam sirna
  • SHOW MORE