PBB Minta Pemerintah Berantas Illegal Logging

Sumber : | Senin, 27 Februari 2006 08:11




PBB Minta Pemerintah Berantas Illegal Logging
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Domain kehutanan harus kembali kepada Departemen Kehutanan dan aparatnya, sehingga operasi hutan lestari yang selama ini telah menimbulkan distorsi pada kinerja sektor ini dari hulu sampai hilir dapat dieliminasi.

Operasi pemberantasan illegal logging untuk memberantas pelaku dan mata rantai serta jaringananya, kata Pengurus DPP Partai Bulan Bintang, Iwan Aminudin di Jakarta, Minggu, ternyata berdampak pada dunia usaha yang memiliki izin legal di Hak Penngusahaan Hutan (HPH) dan Industri pengolahan kayu.

"Distorsi yang muncul mengakibatkan mereka harus 'tiarap' karena beratnya resiko dan beban yang harus ditanggung dan dihadapi."

Kondisi itu, menurut dia, sangat kontraproduktif terhadap kinerja sektor kehutanan, baik kinerja pengusahaan hutan di hulu (HTI/HPH) maupun kinerja industri perkayuan di hilir.

Oleh karena itu, diperlukan peran yang lebih signifikan dari Departemen Kehutanan untuk mengatasi situasi ini melalui aktualisasi slogan "berantas yang ilegal dan lindungi yang legal".

Iwan menjelaskan illegal logging sebagai satu bentuk kejahatan lingkungan yang luar biasa telah menjadi salah satu kendala utama dalam mewujudkan sebuah sistem kelola hutan Indonesia yang adil, demokratis dan keberlanjutan.

Paling tidak, menurut dia, data terakhir Departemen Kehutanan menyebutkan bahwa laju kerusakan hutan Indonesia telah mencapai 2,8 juta hektar dengan kerugian sekitar Rp. 30 trilyun per tahun. Selain merugikan perekonomian nasional, praktek illegal logging juga berdampak terhadap kelangsungan dan keberlanjutan dunia usaha di sektor kehutanan.

"Yang lebih memprihatinkan lagi adalah terancamnya fungsi kelestarian hutan sebagai salah satu penyangga ekosistem planet bumi secara lintas generasi."

Karena tingkat kerusakan beserta luasnya dampak yang ditimbulkan, Pemerintah bertekad memberantas seluruh praktek illegal logging dan penyelundupan kayu melalui upaya penegakan hukum. Salah satu keputusan penting yang mencerminkan komitmen tersebut adalah penerbitan Inpres No 4 tahun 2005 tentang pemberantasan pencurian dan penyelundupan kayu di seluruh wilayah RI.

Departemen Kehutanan selaku instansi teknis di bidang kehutanan juga menetapkan pemberantasan praktek illegal logging sebagai salah satu prioritas program melalui Operasi Hutan Lestari (OHL) di seluruh wilayah Indonesia, katanya. Melalui Operasi Hutan Lestari sejak akhir tahun 2004 hingga saat ini dengan melibatkan aparat penegak hukum, skala dan intensitas praktek illegal logging berhasil diturunkan secara drastis.

Dalam rangka mewujudkan konsep tersebut di atas, Kelompok Kerja Kehutanan Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (Pokja Kehutanan DPP PBB) bermaksud menyelenggarakan seminar nasional bertema 'Pemberantasan Illegal Logging dan Penyelundupan Kayu: Menuju Kelestarian Hutan dan Peningkatan Kinerja Sektor Kehutanan'.

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dan kelompok pemangkuk kepentingan di sektor kehutanan tersebut akan dilaksanakan pada awal bulan Maret 2006 di Jakarta.

Sesuai temanya, penyelenggaraan seminar nasional bertujuan membangun kesepahaman dan sinergitas di antara stakeholder kehutanan terkait dengan persoalan illegal logging dan penyelundupan kayu beserta dampaknya, sekaligus berupaya menyusun sebuah solusi alternatif yang bersifat konkrit, multi pihak dan layak terap guna mewujudkan kelestarian dan peningkatan kinerja sektor kehutanan di Indonesia.

Melalui seminar ini diharapkan pula akan dihasilkan sebuah rencana aksi pasca operasi illegal logging, baik yang bersifat jangka pendek (crash programme), jangka menengah maupun jangka panjang, termasuk mendokumentasikan dan mempublikasikan pemikiran, komitmen dan kesepahaman para pihak dalam upaya pemberantasan praktek illegal logging dan penyelundupan kayu.

Seminar yang akan dibuka oleh MS. Kaban selaku Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini, akan menghadirkan Menko Polhukam Laksamana TNI (Purn) Widodo A.S. sebagai keynote speaker. Sementara sebagai nara sumber akan menghadirkan pejabat Dephut, Polri, Kejaksaan Agung, Praktisi Dunia Usaha, LSM serta Pokja Kehutanan DPP PBB. (*/rit)


KUMPULAN BERITA
# Hakim Nakal

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT
Live Streaming, Jawaban Untuk Fans JKT48 Nun Jauh di Sana
Pembelaan pemerintah SBY saat subsidi BBM disebut bebani Jokowi
Kurangi makan nasi putih dan dapatkan 4 manfaat ini
Koalisi LSM nilai penahanan Florence 'lebay'
Obama baca puisi 'Cinta Gus Dur' di Muktamar PKB

Andrea Salas, WAGs Terbaru Real Madrid


Shadow Kings - Dark Ages

Wanita Yaman beri obat tidur pada anaknya biar tidak jadi nikah
5 Operasi plastik termahal yang tawarkan kecantikan instan
Masih perlukah screen protector untuk smartphone?
Kecanduan pakai sex toy, bujangan bisa tak mau menikah

Bentuk Rokok Istana Yang Beredar di Istana Presiden


Against the Wall

Tahan Florence, aparat Polda DIY dinilai sebarkan rasa takut
Ini kata para wanita soal hobi gunakan sex toy
Kisah di balik penahanan Florence
Pabrik ini klaim buat sex toy sangat mirip kelamin bintang porno

10 Tanaman Paling Mematikan Di Dunia


Viking Warfare

Mantan istri Andika The Titan & geger pose mesum berbaju PNS
Setelah boneka, kini marak sex toys bentuk kelamin bintang porno
Ini bukti ketegasan Bupati cantik Tetty Paruntu
Mengintip badong emas 1.163,09 gram milik Raja Tohjaya di Kediri
Wanita kesepian hingga lesbian di Jakarta ketagihan sex toy
Polisi dinilai terlalu cepat masukkan Florence ke dalam tahanan
Punya rekening gendut Rp 1,3 triliun, PNS Batam diciduk polisi
Wanita ini dibayar ratusan juta cuma buat uji sex toy
Berkali-kali minta maaf, Florence tetap masuk bui
Ini kata pria yang doyan pakai sex toy bintang porno
iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Tough Warrior, Pasukan elite TNI lari 17 km bawa ransel 17 kg
  • Cak Imin: ISIS itu ikatan suami istri satu
  • Charlie Hunnam bakal bintangi remake 'Escape From New York'?
  • PU gelontorkan Rp 4,77 T buat koridor ekonomi barat Sumatera
  • Budayawan Butet SMS Kapolda DIY minta Florence dibebaskan
  • Senior PPP: SDA gak tahu diri, tersangka korupsi gak mau mundur
  • Obama: Jejaring sosial membuka mata dunia
  • JK ucapkan terima kasih para kiai NU ikut menangkan Jokowi
  • ISIS bikin kurikulum sendiri buat sekolah-sekolah di Suriah
  • Elite koalisi Jokowi-JK hadiri Muktamar PKB
  • SHOW MORE