Infrastruktur, Tren Investasi Indonesia

Sumber : | Kamis, 4 September 2008 15:11




Infrastruktur, Tren Investasi Indonesia
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkirakan sektor infrastruktur akan menjadi tren penanaman modal di Indonesia pada lima tahun mendatang.

"Lima tahun mendatang sektor infrastruktur akan jadi primadona dalam investasi di Indonesia," kata M. Lutfi usai menghadiri Forum Bisnis dan Investasi pengusaha Guangdong di Jakarta, Kamis.

Saat ini pemerintah sedang mendorong investasi di sektor pengolahan bahan baku untuk meningkatkan ekspor produk setengah jadi dan barang jadi.

Untuk itu, diperlukan infrastruktur yang memadai dari sumber bahan baku hingga ke pelabuhan ekspor.

"Kita sedang mengarahkan ekspor kita kepada produk setengah jadi dan barang jadi. Nantinya akan ada kebijakan dan insentif untuk itu," ujarnya.

Lutfi mengaku optimistis pertumbuhan investasi di Indonesia akan semakin meningkat dan berkualitas. Apalagi, didukung kebijakan pajak yang kompetitif seperti penurunan Pajak Penghasilan (PPh) dari 30% menjadi 25% pada 2010.

"Itu artinya ada perbaikan dari rezim pajak kita, Indonesia menjadi lebih kompetitif. Kalau lebih rendah dari 25% mungkin malah tidak menguntungkan bagi Indonesia," ujarnya.

Besaran PPh Indonesia berada pada posisi pertengahan di antara negara lainnya di ASEAN. Singapura pun akan menurunkan PPh dari 20% menjadi 18%.

Investasi China

Terkait investasi China di Indonesia, menurut Lutfi, sebagian besar masih berupa eksplorasi bahan baku seperti nikel, batu bara dan bijih besi terutama di Indonesia bagian timur.

Ia berharap tren investasi seperti itu dapat diubah dari sekedar pemurnian bahan baku sehingga Indonesia bisa menikmati peningkatan nilai tambah produk tersebut.

"Jangan dilihat jumlah investasinya tapi kualitasnya.Sekarang keuntungan ada di China karena kita menjual bahan mentah tapi mereka menjual barang setengah jadi dan produk jadi. Kita berupaya agar bagaimana nilai tambah itu bisa didistribusikan secara merata antara dua negara," tuturnya.(*/bee)

Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Insomnia, gangguan kesehatan atau penyakit?
  • Sosiolog UNJ: Jokowi tolak grasi, itu pengalihan isu KPK vs Polri
  • Pemilihan ketua umum PAN voting, kubu Zulkifli dan Hatta perang yel
  • Will Smith patahkan dominasi Fifty Shades of Grey
  • Mengharukan! Ini video gajah berkaki tiga pakai 'kaki' baru
  • Masih jual tiket di bandara, Lion Air disemprot Angkasa Pura
  • Kapolda Bali salahkan PAN soal kongres yang rusuh
  • "Harga BBM naik agar masyarakat paham kalau energi ada harganya"
  • Fitra ragukan Indriyanto Seno pimpin KPK berantas korupsi
  • Gokil, Leonardo DiCaprio bawakan banyak kepribadian dalam 1 film!
  • SHOW MORE