Harga Minyak Tanah Masih Melambung

Sumber : | Rabu, 23 September 2009 13:26

Harga Minyak Tanah Masih Melambung
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Harga eceran minyak tanah di Bandarlampung masih bertahan tinggi, meski harganya di tingkat pengecer telah turun dari Rp8.000 menjadi Rp7.000 per liter.

Selain itu, stok minyak tanah juga masih sulit diperoleh karena sebagian pengecer dan agen minyak tanah masih belum beroperasi hingga hari ketiga setelah Lebaran, demikian pantauan di Bandarlampung, Rabu.

"Harga minyak tanah masih tetap mahal dan tidak di semua warung tersedia," kata Sri, salah satu warga Sukarame Bandarlampung.

Harga minyak tanah cenderung naik sejak diberlakukannya konversi penggunaan minyak tanah ke gas di daerah itu pada akhir Mei lalu.

Sebelum kebijakan itu diberlakukan, harga minyak tanah di Bandarlampung telah jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) minyak tanah sebesar Rp2.790 per liter.

Dengan HET sebesar itu, harga minyak tanah normalnya Rp3.100 per liter di tingkat agen dan Rp3.800 per liter di tingkat pengecer.

Namun harga komoditas itu terus naik dan harganya melonjak menjadi Rp7.000-Rp8.000 per liter saat memasuki Ramadhan lalu.

Harga minyak tanah sekarang ini di Bandarlampung jauh lebih mahal dari harga premium yang hanya Rp4.500 per liter.

Selain di Bandarlampung, harga minyak tanah juga naik di berbagai daerah lainnya di Lampung, seperti di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan.

Meski kebijakan konversi penggunaan minyak tanah telah diberlakukan di Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Selatan, minyak tanah masih tetap jadi pilihan warga sebagai bahan bakar untuk memasak.

Sebagian warga menyebutkan, mereka merasa lebih aman menggunakan kompor minyak tanah daripada menggunakan kompor gas yang diberikan secara gratis oleh pemerintah.

Konversi minyak tanah ke gas di wilayah Provinsi Lampung baru diterapkan di wilayah Bandarlampung dan Lampung Selatan, kemudian ke daerah lainnya seperti Kabupaten Pesawaran.

Pertamina menyatakan, pendistribusian paket kompor dan tabung gas isi 3 kg kepada warga Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Selatan telah dilaksanakan sejak Mei untuk 328 ribu keluarga miskin di kedua daerah itu, yakni 143 ribu di Bandarlampung dan 184 ribu di Lampung Selatan.

Penerima paket gratis itu terdiri atas rumah tangga tetap di suatu wilayah dengan penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, rumah tangga musiman dan pelaku usaha skala kecil menengah (UKM).(kpl/boo)



Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Terorisme

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Siapa yang diuntungkan dari perang mata uang?
  • Brigjen Victor dimutasi karena pensiun, diganti oleh Bambang Waskito
  • Kemana suara aktivis antikorupsi saat pencopotan Budi Waseso?
  • Film Angry Birds jelaskan kisah awal kemarahan burung-burung imut
  • RAPBN 2016, delapan BUMN dapat PSO sebesar Rp 201,3 triliun
  • Kapolri sudah keluarkan Telegram Rahasia Budi Waseso jadi kepala BNN
  • Dua alasan Presiden Jokowi tolak kereta cepat buatan Jepang & China
  • Misteri kematian Inne Saad, bunuh diri atau dibunuh?
  • 'Budi Waseso harus dilindungi secara hukum saat berantas korupsi'
  • Jerman dan krisis pengungsi di Eropa
  • SHOW MORE