ASEAN: Satu Tarif Untuk Pengangkutan Barang

Sumber : | Selasa, 21 November 2006 23:00




ASEAN: Satu Tarif Untuk Pengangkutan Barang
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Pengguna jasa pelabuhan di wilayah ASEAN meminta kepada pemerintah masing-masing anggotanya agar menerapkan satu tarif pengangkutan barang untuk keperluan ekspor dan impor.

"Ini untuk antisipasi munculnya beragam pungutan di luar ketentuan yang disepakati agen pelayaran seperti Terminal Handling Charge (biaya penanganan di terminal peti kemas/THC)," kata Ketua Umum Federasi Pemakai Jasa Kepelabuhan Wilayah ASEAN, NG Lip Yong, usai Annual General Meeting Federation ASEAN Shippers Council di Jakarta, Selasa (21/11).

Dijelaskannya, biaya THC adalah biaya tambahan di luar ketentuan kepelabuhan yang ditetapkan agen pelayaran, terutama asing untuk menekan fluktuatif biaya angkutan barang dan pelabuhan.

"Jadi sebenarnya THC itu tidak perlu ada, kalau pun ada dimasukan ke satu tarif yaitu tarif pengapalan," kata Yong yang juga Ketua Federasi Jasa Kepelabuhan Malaysia ini.

Dikatakan, selama ini di pelabuhan ASEAN diterapkan sistem THC yang terdiri dari CHC (biaya penangangan biasa/cost hadling charge/CHC) dan biaya tambahan. Biaya tambahan ini lah yang dianggap illegal.

Biaya tambahan ini, lanjut Lip Yong, seharusnya dihapuskan dan tidak dibebankan kepada eksportir karena biaya ini merupakan biaya penanganan resiko kalau kapal-kapal pengangkut mengalami keterlambatan.

"Seharusnya dibebankan dalam biaya kapal," katanya.

Ia menyebutkan, di China, sudah diterapkan bahwa biaya THC yang terdiri dari CHC dan biaya tambahan ini masuk dalam perhitungan biaya pengapalan (ocean freight).

"Kongkretnya, bukan lagi jadi tanggung jawab eksportir atau importir," katanya.

Dengan kata lain, jika diterapkan mekanisme satu tarif yang hanya menggunakan tarif pengapalan, para pengguna jasa laut tidak akan dibebani lagi CHC maupun biaya tambahan.

"Intinya pengguna jasa minta THC dihapuskan dan biar masuk dalam hitungan tarif pengapalan," kata dia.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Dewan Pengguna Jasa Pelabuhan Indonesia (Depalindo) Suardi Zein menyatakan bahwa THC ini tidak ada kaitannya dengan bongkar muat pelabuhan.

Seharusnya biaya tersebut dibebankan kepada pengusaha kapal. "Baik CHC maupun biaya tambahannya sebagai komponen THC harus dihapuskan," kata Zein.

Selama ini eksportir dan importir mempunyai posisi tawar lemah untuk menghapus THC karena kurangnya dukungan dari masyarakat sehingga komponen biaya itu menambah pengeluaran sebesar 10%.

"Kalau hitungannya satu tarif bisa menguntungkan kita, karena THC ini illegal," tukasnya.

Menurut Suardi, di Indonesia tarif THC untuk peti kemas 20 kaki sebesar US$95 yang terdiri dari tarif CHC sebesar US$75 dan biaya tambahan US$25.

Sedangkan untuk peti kemas 40 kaki THC-nya sebesar US$145 yang terdiri dari tarif CHC sebesar US$105 dan biaya tambahan US$40.

"Di ASEAN THC Indonesia ini paling mahal," kata dia.

Pihaknya, akan mendesak Departemen Perhubungan untuk menghapuskan THC ini. "Jika tidak bisa, kami akan meminta agar biaya tambahan di luar CHC ini di hapus. Tetapi, kalau bisa CHC maupun biaya tambahannya juga di hapus karena itu tanggung jawab jasa kapal," demikian Zein. (*/lpk)


KUMPULAN BERITA
# Porsche

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • NasDem tawarkan jatah menterinya untuk partai yang mau merapat
  • Jessica dikeluarkan, jadwal SNSD dan TaeTiSeo tak akan berubah
  • Sekjen NasDem sebut ada 3 partai bisa merapat ke kubu Jokowi
  • Setya Novanto, calon ketua DPR yang kerap berurusan dengan KPK
  • NasDem persoalkan Tatib dibuat oleh anggota DPR yang lama
  • Siap-siap! Toyota C-HR meluncur besok!
  • Korupsi PLTGU, 3 eks pejabat PLN dibui 4 dan 1,5 tahun
  • Kuras perhiasan di rumah Kajari Solo, Ari & Agus dicokok polisi
  • [Foto] Jadi model majalah, Taylor Swift sukses bikin pangling
  • Wow, sirine alarm raksasa Telview Technology sabet rekor MURI
  • SHOW MORE