Surplus Perdagangan Tiongkok US$185,7 Miliar

Sumber : | Sabtu, 13 Oktober 2007 22:42




Surplus Perdagangan Tiongkok US$185,7 Miliar
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Surplus perdagangan Tiongkok dalam sembilan bulan pertama 2007 mencapai US$185,65 miliar, melampaui surplus total tahun 2006, demikian diungkapkan bea cukai setempat.

"Surplus pada bulan September mencapai US$23,91 miliar, naik 56,3% dibanding bulan sama tahun sebelumnya," demikian seperti dikutip Xinhua, di Beijing, Sabtu.

Ekspor Januari-September 2007 naik 27,1% menjadi US$878,24 miliar pada tahun ke tahun, sedangkan impor naik 19,1% menjadi US$692,56 miliar periode sama.

Tahun lalu, surplus perdagangan Tiongkok meningkat 74,2% untuk mencapai rekor sebesar US$177,47 miliar.

Sejumlah analis mengemukakan tahun ini total volume perdagangan Tiongkok akan mencapai rekor menjadi US$2 triliun, sementara tahun sebelumnya US$1,76 triliun.

Dengan upaya pemerintah membatasi ekspor sejumlah produk sumber daya alam, ekspor minyak mentah dalam sembilan bulan pertama 2007 turun 49,3% menjadi 2,44 juta ton.

Sedangkan impor minyak mentah naik 13,6% menjadi 1,24 triliun ton, sementara impor minyak olahan turun 8% menjadi 26,8 juta ton. Impor minyak senilai US$63,7 miliar.(*/cax)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jenguk napi Bali Nine, diplomat Australia ngamuk di LP Kerobokan
  • Presiden Jokowi diminta keluarkan Perppu sikapi kisruh KPK vs Polri
  • Menteri Susi: Harga jaring ikan di Indonesia termahal di Asean
  • Anggota Kompolnas dipanggil Jokowi, masuk tim independen?
  • Nggak akan ada hantu, 'BULAN DI ATAS KUBURAN' dijamin seru
  • Jokowi: Kisruh KPK dan Polri ndak ngaruh ke investasi
  • Bambang Widjojanto batal sambangi Komnas HAM
  • MUI: Penggemar batu akik jangan sampai terbawa musyrik
  • Geram, netizen minta pasangan Yura - Jong Hyun keluar dari WGM
  • Menteri Susi: Ilegal fishing rugikan negara Rp 500 triliun/tahun
  • SHOW MORE