40 Investor Berebut Tender PLTU Pulang Pisau

Sumber : | Kamis, 15 Maret 2007 19:26




40 Investor Berebut Tender  PLTU Pulang Pisau
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - 40 investor dari dalam dan luar negeri saat ini mulai bersaing dalam proses tender pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, senilai Rp1,2 triliun.

"Kami menargetkan dalam tahun ini juga PLTU itu dapat dimulai konstruksinya, sehingga pada tahun 2009 sudah selesai dan mulai operasionalnya," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalteng Halind Ardi, di Palangka Raya, Kamis.

Halind mengaku cukup optimis dapat segera merealisasikan pembangunan PLTU dengan masuknya puluhan investor dalam proses tender fisik, meski sebelumnya pembangunan pembangkit listrik kapasitas 2 x 60 Mega Watt itu sempat tidak laku dalam proses prakualifikasi.

"Memang pada proses prakualifikasi banyak yang enggan hingga terpaksa diperpanjang batas waktunya. Tapi saat ini telah masuk 40 investor, sebagian merupakan investor asing dari China," jelasnya.

Proses prakualifikasi dan tender fisik sendiri selama ini dilakukan terpusat di Jakarta, sebagai bagian dari rencana pembangunan pembangkit listrik nasional 10 ribu MW yang diatur dalam Perpres.

Pemerintah Kalteng, lanjut Halind, telah menyediakan lahan seluas 40 hektar di kawasan Mintin dan Mentaren, yang berdekatan dengan sungai Kahayan, sebagai lokasi pembangunan PLTU berbahan baku batubara itu.

Total proyek pembangunan PLTU tersebut diperkirakan mencapai 120 juta US$ atau setara Rp1,2 triliun, dengan asumsi penyediaan listrik 1 MW membutuhkan biaya 1 juta dolar sesuai standar tahun 2005.

Halind mengaku, tidak mengetahui pasti titik balik modal (break event point/BEP) dari investasi senilai trilinan rupiah itu karena konsumsi listrik di Kalteng cenderung untuk konsumsi rumah tangga yang TDL-nya murah.

"Kecenderungan konsumsi rumah tangga dan bukan konsumsi industri itulah yang menyebabkan banyak investor sebelumnya enggan ikut dalam pembangunan PLTU di Kalteng," ujarnya.

"Pembangunan PLTU itu merupakan salah satu upaya meningkatkan rasio elektrifikasi Kalteng yang saat ini baru 37 %. Sehingga bila PLTU tersebut telah mulai operasional diharapkan dapat menyalurkan dayanya hingga ke semua wilayah yang dapat terjangkau jaringan transmisi," jelasnya.

Beroperasinya PLTU Pulang Pisau, tambahnya, akan mengurangi ketergantungan daya listrik dari provinsi tetangga, Kalimantan Selatan, yang selama ini memasok 80 % daya di Palangka Raya, Pulang Pisau, dan Kapuas. (*/rsd)

Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman




JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Perkuat alutsista, PT Pindad kembangkan amunisi kaliber besar
  • Survei AirMob: Tren positif Jokowi turun 50 persen di media sosial
  • Pemerintah belum berencana kenakan pajak batu akik
  • EXO Akan Buat Para Fans Makin Cemburu, Ada Apa Sebenarnya?
  • Kanker payudara, si silent killer bagi wanita
  • Google, Facebook, Microsoft, Apple bersatu dukung pernikahan sejenis
  • Meski digorok lehernya, PRT belia ini berhasil gagalkan pencurian
  • Butuh tempat pengajian, pimpinan ormas Islam ini temui Ahok
  • Senk Lotta bakal tonjok pelaku yang buat Chelsea Islan murung
  • Ikuti Dolar, Menkeu sebut Rupiah juga alami penguatan
  • SHOW MORE