Warga Baghdad demam burger tiruan

Reporter : Ardyan Mohamad | Selasa, 28 Agustus 2012 18:08




Warga Baghdad demam burger tiruan
Restoran cepat saji Burger Friends di Baghdad. Rumah makan cepat saji tiruan kini menjamur di ibu kota Irak itu. (nydailynews.com)

Merdeka.com - Demam makanan cepat saji Barat seperti burger, pizza, dan ayam goreng tepung sedang melanda warga Ibu Kota Baghdad, Irak. Kini banyak bertebaran kedai dan restoran cepat saji dengan nama dan makanan meniru waralaba terkenal.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Selasa (28/7), beberapa restoran meniru sama persis menu makanan di waralaba ternama seperti Burger King dan McDonald. Nama-nama seperti kedai Burger Friends, Mr. Potato, dan Pizza Boat bertebaran di distrik bisnis Jadiriyah, Baghdad. Ada pula restoran memakai nama Florida Fried Chicken dengan pemilik warga lokal, tentu maksudnya menyontek nama besar Kentucky Fried Chicken alias KFC.

Demam masakan Barat mulai muncul malah ketika pasukan Amerika Serikat ditarik mundur dari negara itu sejak tahun lalu. Dulu, burger atau pizza hanya bisa ditemukan di wilayah barak militer pinggiran Baghdad. Bahkan karena semakin sedikit tentara sebagai konsumen tetap, waralaba ternama seperti Burger King dan Pizza Hut menutup cabang mereka di Baghdad.

Uniknya, dalam kondisi seperti itu, warga lokal malah tertarik pada masakan Barat, sehingga akhirnya banyak pengusaha dari negara sekitar seperti Iran, Yordania, dan Libanon mencari untung dengan membuka restoran cepat saji.

Menurut pegawai negeri Osama al-Ani, warga Baghdad sekadar bosan dengan makanan lokal. "Setelah kekacauan bertahun-tahun, kami ingin mencoba sesuatu yang baru di luar rutinitas," ujar al-Ani.

Selain itu, banyak warga merasa makan di restoran cepat saji memberi warga perasaan tidak menjalani konflik. Manajer salah satu kedai burger, Azad al-Hadad menyatakan banyak pelanggannya sengaja makan di sana hanya untuk mencari suasana lain. "Ketika makan di restoran saya yang kondisinya bersih dengan makanan luar negeri, mereka tidak merasa sedang di Baghdad," kata dia.

Meski secara bertahap mulai lepas dari kontrol tentara Amerika, pertikaian terus melanda Irak, terutama Baghdad. Bom bunuh diri atau kontak senjata hampir setiap pekan terjadi.

[fas]

KUMPULAN BERITA
# Irak

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Pasokan solar di SPBU se-Jakarta Selatan tetap normal
  • Sopir metromini keberatan solar bersubsidi dihapus
  • Mourinho isyaratkan bakal lepas Petr Cech
  • Jerapah tewas setelah menghantam jembatan
  • SPBU di Jakarta Pusat sudah tidak jual solar
  • Laba turun, Samsung stop buat smartphone plastik?
  • Di 'A STORM IN THE STARS', Elle Fanning bakal jadi ...
  • Datang ke taman ini sama dengan kunjungi 60 negara
  • Jalani hukuman, mantan wali kota Medan tak dapat remisi lebaran
  • 4 Cara anyar pembatasan penjualan BBM di bulan Agustus
  • SHOW MORE