Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Turki tutup semua pintu perbatasan dengan Suriah

Turki tutup semua pintu perbatasan dengan Suriah Si tuasi di perbatasan Turki-Suriah. Pemerintah Turki hari ini mengumumkan menutup semua pintu perbatasan dengan Suriah. (reuters)

Merdeka.com - Turki sejak hari ini menutup semua pintu perbatasan dengan Suriah lantaran situasi konflik di negara dipimpin Basyar al-Assad itu makin memburuk.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Rabu (25/7), Kementerian Perdagangan dan Bea Cukai Turki mengambil tindakan itu lantaran pekan lalu Tentara Pembebasan Suriah (FSA) menguasai beberapa pos perbatasan menghubungkan kedua negara. Dengan kondisi itu arus kendaraan dan distribusi barang terganggu. Para pengungsi pun harus mencari jalan alternatif buat kabur dari negara mereka. Hanya tiga pos perbatasan masih dibuka, yakni Cilvegozu, Oncupinar, dan Karkamis.

Hal ini menyulitkan para sopir truk mengangkut barang buat dijual ke Suriah. Tetapi mereka maklum karena jika tetap memaksa bakal terjebak di tengah konflik.

Selain dikuasai kelompok pembangkang, Turki menutup pos perbatasan itu sebagai jawaban atas aksi Suriah menembak jatuh pesawat tempur F-4 milik negara itu Juni lalu.

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan awal pekan ini membuat pernyataan agar Basyar al-Assad segera mundur dari jabatannya demi menghentikan konflik berdarah itu.

Sejak konflik bersenjata meletup Maret tahun lalu, Perserikatan bangsa-Bangsa memperkirakan sekitar 17 ribu orang tewas dan lebih dari sejuta lainnya mengungsi. Pasukan pemerintah kembali menggempur kota terbesar di sebelah Utara Suriah, Alleppo. Pasukan oposisi kini sudah dalam posisi siaga di kota tujuan wisata itu. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP