Merdeka.com tersedia di Google Play


Tubuh asli putri duyung ditemukan di Animal Planet?

Reporter : Kun Sila Ananda | Selasa, 29 Mei 2012 12:42


Tubuh asli putri duyung ditemukan di Animal Planet?
"Mermaid: The Body Found" di Animal Planet. merdeka.com/newsrescue.com

Merdeka.com - Animal Planet memulai program Monster Week mereka dengan tayangan mengejutkan bertajuk "Mermaids: The Body Found." yang menayangkan sebuah film dokumenter mengenai penemuan tubuh putri duyung. Putri duyung, seperti makhluk dalam legenda lainnya, masih tetap menjadi mitos hingga saat ini. Hal ini memungkinkan orang selalu ingin tahu dan menemukan fakta mengenai mereka.

Seperti dilansir oleh Huffington Post, film ini dimulai dengan pemaparan fakta mengenai penelitian yang dilakukan dua ilmuwan menggunakan sistem sonar.

Setelah itu, film ini akan menunjukkan mengenai program rahasia pemerintah yang melakukan investigasi atas keberadaan putri duyung. Dua pria di Washington State secara tak sengaja mereka sebuah penampakan aneh di laut dengan kamera telepon genggam mereka. Mereka berhasil menangkap penampakan putri duyung yang masih hidup dan terlihat mengerikan.

Tak hanya itu, Sebuah 'mayat' yang terlihat seperti putri duyung juga ditemukan dalam perut ikan hiu di Afrika. Para ahli kemudian merekonstruksi tubuh putri duyung itu, yang sayangnya tidak secantik para putri duyung dalam legenda dan tidak memiliki rambut. Namun proyek ini tak pernah diketahui publik karena dirahasiakan oleh pemerintah.

Namun, jangan dulu terkesima dengan pemaparan yang Anda dapatkan dari film ini, karena sebenarnya film dokumenter ini hanyalah fiksi yang dibuat dengan menggabung-gabungkan banyak fakta, sehingga terlihat seperti kenyataan. Film dokumenter ini ditulis dan dibuat oleh Charlie Foley.

Foley dengan lihainya memaparkan banyak teori yang dibuat sangat masuk akal mengenai evolusi manusia yang berasal dari laut, yang memungkinkan penjelasan ilmiah mengenai keberadaan putri duyung. Teori-teori tersebut antara lain menemukan kesamaan manusia dengan hewan laut, serta menunjukkan keunggulan-keunggulan manusia jika dibandingkan dengan makhluk darat lainnya di bawha laut, seperti manusia bisa menahan nafas hingga 20 menit, lebih lama dibandingkan makhluk darat lain, dan bayi pada dasarnya telah bisa berenang di dalam air.

[kun]

Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • 5 Curhat Sutan Bhatoegana tak bisa ke Senayan
  • Seruduk mobil, pengendara Suzuki Satria tewas di Rasuna Said
  • Sastrawan dunia Gabriel Marquez tutup usia
  • 4 Orang ini kritik gaya puisi politik Fadli Zon
  • Jumat Agung di Gereja Immanuel berlangsung khidmat
  • Jadi korban photoshop, hidung Lorde jadi tampak aneh!
  • Politikus PDIP sebut Koalisi Indonesia Raya cuma akal-akalan
  • Sektor ekonomi pengguna utang luar negeri Indonesia Rp 3107 T
  • Syuting Guardian Habiskan 20 Mobil
  • Comeback rilis Uh-ee, Crayon Pop raih antusias tinggi!
  • SHOW MORE