The Shard, gedung terjangkung di Eropa
Merdeka.com - The Shard merupakan bangunan tertinggi se-Eropa dan satu kompleks dengan gedung the London South Bank, Inggris. Tingginya menjulang 309 meter. Menjelang malam, dihiasi sinar laser warna biru, hijau, ungu, dan emas. Pada siang, bersinar seperti kristal.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (6/7), dari lantai paling atas dapat melihat Prancis. Menengok ke bawah terlihat Jembatan London menyerupai rel kereta melingkari kota. Gedung rancangan arsitek asal Italia, Renzo Piano, ini diresmikan semalam.
Bangunan ini meruncing di bagian atas. Pembangunannya sekitar 12 tahun. Tak hanya gedung menjulang, tiket masuk untuk menikmati fasilitas the Shard dipatok harga mahal. Anda harus merogoh kantong Rp 1 Juta per empat orang untuk 30 detik pertama. Hitung saja waktu diperlukan untuk berada di lantai 68 atau tingkat paling tinggi.
Wali Kota London Boris Jhonson mengatakan Shard lebih dari prestasi, "Ini ilustrasi agar London menjadi pusat berhentinya krisis Eropa dan memacu pertumbuhan ekonomi," ujarnya. Dia percaya gedung ini menjadi magnet untuk membangun sejumlah bisnis.
Rekor sebelumnya dipegang oleh gedung City of Capitals di Ibu Kota Moskow, Rusia. Bangunan itu tingginya 301 meter. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya