Merdeka.com tersedia di Google Play


Skandal seks kembali hantam Taiwan

Reporter : Vincent Asido Panggabean | Rabu, 31 Oktober 2012 17:18


Skandal seks kembali hantam Taiwan

Merdeka.com - Skandal video seks melibatkan orang-orang kaya kembali muncul di Taiwan. Kali ini, pelakunya Lin Wei Ching miliuner asal Taiwan.

Situs asiaone.com melaporkan, Rabu (31/10), menurut tulisan beberapa media Taiwan, lelaki berusia 34 tahun ini dituduh telah memeras dan memaksa lebih dari seribu perempuan untuk ikut dalam bisnis prostitusinya. Tidak hanya itu, dia juga dituduh telah memperkosa banyak kaum hawa dan menjalankan bisnis obat-obatan terlarang.

Banyak korban Lin telah dipengaruhi obat-obatan atau telah mabuk berat sebelum diperkosa. Dia juga dituduh merekam perbuatan bejatnya itu.

Majalah asal Taiwan Next menyatakan Lin juga mengorganisir perkosaan secara masal gadis-gadis telah pingsan dan mengambil gambar kejadian itu. Aksi Lin tidak berhenti, dia diyakini juga mengancam para korbannya dengan rekaman video agar tidak membongkar kejadian itu.

Meskipun sudah beberapa kali dijebloskan ke hotel prodeo, nyatanya Lin bisa dengan mudah bebas. Pekan lalu, dia sempat dimasukkan ke lembaga pemasyarakatan di Kota Kaohsiung, Taiwan. Namun, Lin akhirnya keluar setelah menggelontorkan uang Rp 230 juta.

Polisi berhasil membongkar kasus ini lantaran rekaman video dan foto-foto Lin bocor dan beredar di dunia maya. Ini membuat polisi kembali mendakwa dirinya.

Kejadian ini menjadi kedua kalinya menerpa Taiwan terkait skandal seksual dan obat-obat terlarang dalam dua bulan terakhir. Agustus lalu putra pengusaha asal Taiwan Justin Lee mengejutkan seantero China setelah gambar dan video dirinya sedang memperkosa korbannya muncul di Internet. Lelaki 27 tahun ini akhirnya dijatuhi hukuman 14 tahun penjara atas tuduhan pemerkosaan dengan obat-obatan.

[fas]

KUMPULAN BERITA
# Taiwan

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Taiwan, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Taiwan.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Puluhan anak buah Haji Lulung 'kepung' markas PPP
  • Dahlan dan Mandiri disarankan caplok bank swasta saja
  • Pengamat: Konsultan PDIP jual capres seperti jual pasta gigi
  • Blusukan Jokowi, ampuhkah untuk senjata pilpres?
  • Ini kata Sidarto soal isu pertemuan Jokowi, Mega & Ical di Bali
  • Amerika tolak pelat nomor kendaraan ateis
  • Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal
  • Barca tegaskan ingin naikkan gaji Messi
  • Tabrakan maut Fuso vs Carry, 3 orang tewas 3 kritis
  • Kisruh PPP, SDA dinilai seperti buldoser politik main pecat
  • SHOW MORE