Merdeka.com tersedia di Google Play


Sate kere Yu Rebi, tempat makan favorit Jokowi

Reporter : Arie Sunaryo | Sabtu, 17 November 2012 11:16


Sate kere Yu Rebi, tempat makan favorit Jokowi
Sate Kere Yu Rebi . ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Jika Anda berkunjung ke Solo, belum lengkap rasanya jika tak menyantap berbagai menu khas di kota batik itu. Sebab, selain terkenal dengan seni budaya Jawa, kota ini juga dijuluki dengan surganya kuliner.

Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki beragam kuliner yang menggugah selera. Salah satu menu favorit yang harus Anda kunjungi jika ke Solo adalah sate kere.

Diberi nama sate kere karena kuliner ini dahulu hanya dinikmati oleh orang yang kere (miskin). Kalangan jelata dahulu tidak mampu membeli sate daging yang harganya memang cukup mahal.

Sajian yang terbuat dari tempe gembus (tempe yang dibuat dari ampas kedelai sisa proses pembuatan tahu) ini, banyak dijual di kota Solo. Mulai dari pedagang keliling, pedagang kaki lima, hingga ke restoran.

Harganya sangat terjangkau dan rasanya tidak mengecewakan. Salah satu tempat makan sate kere yang menjadi tempat favorit warga Solo adalah sate kere Yu Rebi yang terletak di Jalan Kebangkitan Nasional no 1-2, Solo atau tepatnya di belakang Stadion Sriwedari.

Sate kere Yu Rebi dibuat dari tempe gembus pilihan yang dibeli dari satu produsen tahu dan tempe gembus di Sukoharjo. Berbeda dengan tempat lain, tempe gembus Yu Rebi terkenal sangat lembut.

Proses pembuatan sate kere sebenarnya sangat mudah. Yakni dengan cara memasak terlebih dahulu tempe gembus yang sudah dipotong-potong dibumbui dengan bumbu bacem (bawang putih, bawang merah, kemiri, ketumbar, asam jawa dan gula jawa). Kemudian biarkan tempe gembus direndam dalam bumbu bacem agar bumbunya benar-benar meresap. Selanjutnya tempe gembus ditusuk seperti sate dan dibakar di atas arang sampai matang. Taburkan sambal kacang yang rasanya manis pedas disiramkan di atasnya dan siap untuk disantap. Sate kere akan lebih sedap dimakan dengan irisan cabai rawit dan bawang merah. Lebih lengkap lagi bisa ditambah potongan lontong atau nasi.

"Satu porsi sate kere kita jual Rp 10.000 saja. Tapi kalau tambah lontong atau nasi jadi Rp 13.000," ujar pemilik warung, Yu Rebi pada merdeka.com Jumat (16/11) di warungnya.

Selain disukai warga Solo dan kota lain, beberapa tamu penting juga suka dan pernah mampir di warung yu Rebi. Dalam ingatan Yu rebi beberapa pejabat, artis dan orang - orang penting pernah makan di tempatnya.

"Yang saya inget Bu Megawati bersama Pak Jokowi, dua kali mampir di warung saya di Galabo. Kemudian mbak Oneng (Rieke Dyah Pitaloka), Marcella Zalianti, Didi Kempot, Pong Harjatmo, Pak Bondan dan lain-lain," ujarnya bangga.

Tak hanya di Jl Kebangkitan Nasional, untuk mengembangkan usahanya, Yu Rebi yang sudah memasuki usia 65 tahun tersebut, juga membuka cabang di kelurahan Penumping dan pusat Jajanan Galabo, Solo.

[lia]

KUMPULAN BERITA
# Kuliner Ekstrem

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kuliner Ekstrem, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kuliner Ekstrem.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Putin: Rusia tidak punya program pengawasan terhadap warga
  • Denny JA dukung sastrawan Iwan Soekri dipolisikan
  • Mabes Polri: 200 Orang ditetapkan tersangka pelanggaran Pemilu
  • Listrik di Kawasan Bojong Gede & Cibinong mati 5 jam
  • Toyota Camry 2015, tampil garang dan lebih lega
  • 5 Cara untuk menjaga kesehatan retina mata
  • Dress cantik Kate Middleton ini terjual habis dalam 8 menit!
  • Buntut polemik '33 Tokoh Sastra', sastrawan akhirnya dipolisikan
  • Cancer, kepiting raksasa yang gagal menunaikan misiyna
  • Warga Kolaka Timur tewas gara-gara rebutan air sawah
  • SHOW MORE