Salah potong buah zakar, rumah sakit Amerika didenda Rp 778 juta

Reporter : Ardini Maharani | Minggu, 18 Agustus 2013 09:05

Salah potong buah zakar, rumah sakit Amerika didenda Rp 778 juta
Ilustrasi operasi. ©2012 Shutterstock/Einar Muoni

Merdeka.com - Sebuah rumah sakit di Negara Bagian San Diego, Amerika Serikat ditetapkan membayar ganti rugi sebesar Rp 778,8 juta pada pasiennya. Ini lantaran pihak medis salah potong buah zakar pasiennya itu.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Ahad (18/8), peristiwa terjadi akhir tahun 2011 itu kemarin memutuskan pihak pasien memenangkan gugatannya.

Pasien berusia 33 tahun namanya tidak disebutkan ini mengatakan rumah sakit salah memotong buah zakarnya. Seharusnya bagian kiri, namun para medis malah memotong sebelah kanan.

Setelah menyadari salah potong, sebenarnya pihak rumah sakit sudah membenarkan kembali posisi buah zakar kanan itu dan langsung memotong yang kiri.

Pihak rumah sakit diwakili oleh Perawatan Kesehatan Sharp mengatakan pihaknya sangat menyesal telah melakukan kesalahan prosedur pembedahan itu.

Sebenarnya pembedahan berusaha untuk dihentikan setelah salah potong. Namun akhirnya diteruskan dengan mempertimbangkan penyakit korban.

[din]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Amerika Serikat

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Komnas HAM minta rekaman CCTV Jessica racuni Mirna dibuka ke publik
  • Hadir Mukernas PKB, Jokowi seperti ada di Ikatan Gus Gus Indonesia
  • Cak Imin minta Mendagri naikkan gaji DPRD yang cekak
  • Komisi I DPR ragu soal data BIN yang dibocorkan media Australia
  • Diperiksa KPK 8 jam, Nazar akui ada aliran uang ke Fahri & Muhaimin
  • Cak Imin: Persaingan global tak boleh matikan usaha dalam negeri
  • Dukung Jokowi, PKB usung tema 'Holopis Kuntul Baris'
  • Kisruh belum juga reda, PPP masih bingung jalankan agenda nasional
  • Bantah ada kepentingan, Jaksa Agung bakal usut tuntas kasus mobile 8
  • PKB ingin Pilkada Provinsi dipilih DPRD, ini alasannya
  • SHOW MORE