Safiq siap membina hubungan dengan Iran
Merdeka.com - Mantan Perdana Menteri Mesir Ahmad Safiq menyatakan siap membina hubungan dengan Iran jika dia terpilih sebagai presiden Mesir. Safiq akan bersaing dengan Muhammad Mursi, kandidat dari Ikhwanul Muslimin, pada putaran kedua pemilihan bakal digelar Sabtu dan Ahad pekan ini.
Dia mengaku tidak peduli dengan isu nukklir Iran yang kini ramai diperdebatkan pihak Barat. "Sebagai negara kecil, pengembangan program nuklir dapat mempengaruhi keamanan seluruh wilayah. Maka lebih baik dihentikan sebelum membahayakan," kata Safiq seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (13/6).
Komentar Safiq ini muncul sehari menjelang keputusan Mahkamah Konstitusi terhadap beleid isolasi politik. Jika undang-undang itu bisa diterapkan, Safiq gugur sebagai calon presiden. Akta itu menyebutkan bekas pejabat semasa rezim Husni Mubarak tidak boleh ikut pemilihan umum.
Bila skenario itu terjadi, bakal muncul dua kemungkinan, yakni pemilihan presiden diulang dari awal dengan 12 kandidat. Atau pemilihan babak penentuan tetap dilansungkan dengan dua calon, yakni Mursi dan Hamdin Sabbahi dari kalangan sosialis.
Safiq mengaku siap menerima apapun vonis Mahkamah Konstitusi. Dia meminta para pendukungnya juga bersikap serupa. "Sudah waktunya rakyat Mesir belajar menghormati budaya perbedaan pendapat orang lain."
(mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya