Remaja korban perkosaan Skotlandia bunuh diri

Reporter : Ardini Maharani | Kamis, 11 April 2013 23:02

Remaja korban perkosaan Skotlandia bunuh diri
Rehtaeh Parsons korban perkosaan akhirnya memutuskan bunuh diri setelah mendapat ejekan dari temanny. telegraph.co.uk ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang remaja bernama Rehtaeh Parsons tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya, Kota Nova Scotia, Skotlandia. Mayat perempuan 17 tahun itu ditemukan oleh ibunya.

Surat kabar the Telegraph melaporkan, Kamis (11/4), keluarga Parsons mengatakan dia mengalami depresi lantaran menyebar foto dirinya tengah diperkosa oleh empat remaja laki yang peristiwanya sudah terjadi dua tahun lalu.

Gambar itu banyak dilihat teman-teman sekolah Parsons. Akibatnya dia kerap diejek. Malah salah satu pelaku berpose sambil tersenyum dan mengacungkan jempol.

Ibu Parsons, Leah mengatakan pada November 2011 puterinya memang tengah minum-minum dengan beberapa teman lelaki di rumah salah satu rekan. "Mereka mulai menenggak minuman keras. Anak saya tidak ingat dengan jelas semuanya. Namun dia berhasil mengingat seorang lelaki membimbingnya menaiki tangga dan beberapa lain bergiliran memperkosanya," ujar Leah.

Saat itulah seorang diantaranya mengambil gambar perkosaan itu. Parsons menjadi sangat trauma. Dia diejek pelacur oleh sesama murid dan kawan laki-laki kerap memberikan pesan teks di ponsel yang mengajaknya tidur bareng bergiliran.

Parsons akhirnya tidak tahan dan minta pindah sekolah pada ibunya. Namun tidak sepenuhnya ejekan itu berlalu. Akhirnya tidak tahan dan gantung diri Ahad kemarin.

Laman jejaring sosial Facebook yang didedikasikan mengenang Parsons sudah mendapat dukungan 10 ribu orang. Leah sangat ingat bagaimana peristiwa itu begitu menghancurkan hidup putrinya. "Dia korban dan polisi tidak menghukum siapa pun sebab kurangnya bukti," ujar Leah.

Saking beratnya kasus ini, menteri kehakiman Skotlandia Ross Landry berencana bertemu Leah dan membahas peristiwa itu.

Insiden ini terkuak tak lama setelah seorang remaja Kanada juga mengakhiri hidupnya lantaran gambar telanjangnya dicuri orang dan disebarkan lewat Internet. Nama remaja itu Amanda Todd depresi dan panik, dia dikucilkan dari pergaulan. Kasus ini mendapat perhatian parlemen Kanada. Mereka berupaya agar intimidasi sebab peristiwa ini bisa dikurangi.

[din]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kanada# Pemerkosaan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • 10 Hari Angeline hilang, paranormal sebut dia berada di tempat damai
  • 2 Tahun pimpin Bandung, ini tingkat kepuasan warga terhadap Emil
  • Cynthia Ramlan diam-diam telah dinikahi Erlangga Cokro
  • Menelusuri pengisian gas 3 kg yang dituding ada kecurangan
  • Kawanan buaya pindah ke Kali Porong diduga habitatnya tercemar
  • Bukan cewek matre, ini pandangan Perrie Edwards soal cinta
  • PAN: Pemerintah tak setuju, revisi UU Pilkada mustahil terwujud
  • YLKI desak pemerintah selidiki kecurangan penjualan elpiji subsidi
  • Banyak kasus bunuh diri karena kerja, pegawai Jepang disuruh liburan
  • ICW sebut kemenangan Hadi Poernomo potensi jadi bom waktu buat KPK
  • SHOW MORE