Polisi Mesir Buru Pelaku Perundungan Terhadap Turis China Karena Virus Corona
Merdeka.com - Kepolisian Mesir memburu dua pria yang merundung seorang turis asal China saat menggunakan taksi, memaksa sopir taksi agar mengeluarkannya dari kendaraan itu karena takut tertular virus corona.
Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pria berjalan dengan panik di tengah jalanan ramai setelah sopir taksi menurunkannya di tengah jalan. Dalam video itu juga terdengar orang-orang berteriak "corona, corona" untuk memperingatkan pengemudi lain agar tidak membawanya.
Sopir yang menurunkan paksa turis China itu ditangkap pihak berwenang pada Rabu. Dia dilaporkan memeriksakan diri sendiri ke rumah sakit di Abbasiya setelah menurunkan penumpangnya, yang disebutnya mengalami batuk-batuk.
Rekaman kejadian itu diunggah ke media sosial oleh salah satu pria pelaku perundungan, dengan keterangan: "mendeteksi kasus virus corona dari jalan lingkar".
Video itu memicu kemarahan di kalangan pengguna media sosial, banyak dari mereka yang mengkritik tindakan pria itu, seperti dikutip dari Alaraby, Kamis (13/3).
Permintaan Maaf
Untuk menyemangati pria itu, Duta Besar China untuk Mesir, Liao Liqiang mengunjungi turis tersebut di hotelnya di Giza pada Rabu.
Sebuah video diunggah ke media sosial oleh jurnalis China, Fayhaa Wang menunjukkan sekelompok warga Mesir mengunjungi turis China itu sebagai bentuk solidaritas. Perwakilan dari kelompok itu terlihat meminta maaf kepada pria itu dan memberikannya sebuket bunga.
Penyebaran virus corona yang diyakini berasal dari kota Wuhan, China tengah, telah memicu serangan kebencian xenophobia terhadap warga Asia.
Angka kasus virus corona di seluruh dunia tercatat melampaui 110.000 di 100 negara dan wilayah dengan kasus kematian lebih dari 3.800.
China masih menjadi negara paling terdampak dengan lebih dari 80.000 kasus.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya