Penularan virus Zika mulai ditemukan di Thailand
Merdeka.com - Kementerian Kesehatan Thailand mengumumkan virus Zika yang saat ini tengah populer, sudah mulai masuk Bangkok. Meskipun demikian, pemerintah Thailand mengatakan mereka tidak terkejut atas masuknya virus ini.
Virus Zika, menurut pemerintah Negara Gajah Putih, merupakan virus lama. Setiap tahunnya, sejak 2012, virus ini sudah menyerang negara tersebut.
Pasien virus Zika pertama pada 2016 adalah seorang pemuda 20 tahunan. Pemuda tersebut masuk rumah sakit pada 24 Januari lalu dengan keluhan demam tinggi, mata merah, dan sakit pada sendi serta otot.
"Seorang pemuda dengan keluhan seperti ciri-ciri orang yang terjangkit virus Zika, telah dirawat di rumah sakit kami sejak 24 Januari lalu," ungkap Direktur Rumah Sakit Bhumibol Adulyadej, Santi Srisermphok, dilansir dari Bangkok Post, Rabu (3/2).
Pria tersebut positif terjangkit virus Zika berkat hasil tes darahnya. Meskipun terjangkit, pemuda tak disebutkan namanya itu mengaku tidak bepergian ke negara yang terjangkit virus seperti Brasil.
Pemuda 20 tahun itu kini dinyatakan sembuh, namun, dia tetap harus mengontrol kesehatannya di rumah sakit tersebut agar virus tidak menyebar semakin luas.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) PBB, kemarin mengumumkan dunia saat ini dalam status darurat virus Zika. Hal tersebut diumumkan lantaran jutaan bayi di berbagai belahan dunia harus menderita microsephaly, yaitu pengecilan otak.
Virus ini tidak mematikan. Jika terjangkit pada dewasa, akan ada gejala seperti bentol kecil di sekujur tubuh tanpa sakit, demam tinggi, mata merah, dan nyeri sendi.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya