Pemerintah Indonesia tidak persoalkan kehadiran Thaksin
Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, mengatakan kehadiran mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, di Jakarta bukan sebuah persoalan. "Ini kan bukan acara kenegaraan," kata Marty kepada merdeka.com usai menghadiri acara Forum Strategic Review - The Indonesian Journal of Leadership and World Affairs berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Indonesia, Selasa (17/7). Dia enggan menjawab saat ditanya lebih lanjut apakah pemerintah Indonesia sudah berkoordinasi dengan pemerintah Thailand saat mengundang Thaksin.
Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, hari ini menghadiri acara peluncuran Forum Strategic Review dan menjadi salah satu panelis dalam diskusi bertajuk Perdamaian dan Rekonsiliasi di Asia Tenggara, bersama dengan dua tokoh lain, yakni bekas Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dan mantan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Jose Ramos Horta. Dia duduk tepat di samping Presiden Susilo Bambang Yudhyono.
Thaksin ditetapkan sebagai buronan setelah Mahkamah Agung Thailand menjatuhkan vonis dua tahun penjara dalam kasus korupsi. Tetapi, dia sudah keburu kabur dari negaranya sebelum putusan itu keluar. Saat ini dia diduga menetap di Dubai, Uni Emirat Arab.
Thaksin sudah dua kali menjabat perdana menteri Thailand sejak 2001, sebelum digulingkan lewat kudeta militer tak berdarah pada September 2006. Tetapi bagi kalangan petani dan rakyat miskin Negeri Siam, sosok dia tetap populer. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya