Pembunuhan sadis guncang Inggris
Merdeka.com - Ibu Kota London, Inggris, dikejutkan dengan pembunuhan sadis di luar markas militer di kawasan Woollwich. Pelakunya dua orang berkulit hitam hingga kini identitasnya masih belum diketahui. Mereka memenggal kepala seorang diyakini anggota militer. Namun dua orang ini sama sekali tidak menghindar dari media dan warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu. Mereka malah memberikan keterangan di stasiun televisi ITV mengapa mereka menghabisi nyawa prajurit itu dengan brutal.
Stasiun televisi BBC melaporkan, Kamis (23/5) dua orang itu diduga teroris dan korban tentara belum ada keterangan resmi dari pihak militer. Para pelaku dengan lantang memberikan pernyataan mengejutkan. "Kami harus melawan. Mata dibayar mata. Gigi dibayar gigi," ujar mereka.
Mereka juga meminta maaf pada setiap perempuan melihat kejadian ini. Dengan tangan masih memegang pisau dan bersimbah darah keduanya meracau dan protes pada pemerintah Britania. "Kami sebenarnya tidak suka para perempuan di sini melihat peristiwa ini, namun perempuan di negara kami bahkan saban hari melihat hal sama. Jika seperti ini terus rakyat kalian tidak akan aman. Ganti pemerintah kalian sebab mereka tidak peduli pada kami," ujar mereka.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 14.20 waktu setempat. Keduanya tetap ada di tempat kejadian bahkan polisi dengan sangat mudah melontarkan tembakan untuk melumpuhkan mereka. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya