Oposisi Venezuela tolak hasil pemilu

Reporter : Vincent Asido Panggabean | Senin, 15 April 2013 14:03




Oposisi Venezuela tolak hasil pemilu
Henrique Capriles. voxxi.com

Merdeka.com - Kandidat calon presiden Venezuela dari partai oposisi, Henrique Capriles, mengklaim ada sebuah rencana untuk mengubah hasil pemilihan umum presiden yang khusus digelar untuk menggantikan mendiang Presiden Hugo Chavez.

"Kami mengingatkan negara ini dan dunia dari adanya niat untuk mengubah pilihan yang diharapkan oleh rakyat," kicau Capriles di media sosial Twitter tidak lama setelah pemungutan suara ditutup, seperti dilansir situs abc.net.au, Senin (15/4).

Dalam pemilihan umum kali ini, Capriles menghadapi kandidat dari partai berkuasa yang juga presiden sementara, Nicolas Maduro.

Capriles, yang pada pemilu sebelumnya Oktober tahun lalu kalah dari Chavez 11 suara, menyerukan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Venezuela, Tibisay Lucena, untuk menutup semua pemungutan suara. Ini lantaran menurutnya ada upaya pembiaran agar orang-orang memilih di tempat pemungutan suara yang sudah ditutup.

Wakil Presiden Jorge Arreza langsung mengutuk pernyataan Capriles itu dan mengatakan agar Capriles sangat berhati-hati.

"Seperti yang pernah terjadi, mudah-mudahan mereka juga membobol akun Twitter Capriles seperti apa yang pernah dilakukan terhadap Presiden Nicolas Maduro," ujar Arreza di televisi nasional.

Akun Capriles telah diambil alih oleh peretas di hari yang sama.

Setelah pemungutan suara pada sore hari, Capriles mengatakan dirinya menginginkan demokrasi yang sejati di Venezuela dan menuding pemerintah telah menekan pegawai negeri untuk memilih Maduro.

Komisi Pemilihan Umum Venezuela hari ini menyatakan kandidat calon presiden dari partai berkuasa, Nicolas Maduro, dinyatakan menang dalam pemilihan umum presiden dengan meraih 51 persen suara.

Kantor berita Reuters menulis, sementara lawan Maduro, yang juga Gubernur dari Negara Bagian Miranda, Henrique Capriles, mendapat 49 persen suara.

Dengan kemenangan ini, Maduro dapat meneruskan kembali kebijakan sosialis yang sebelumnya dibawa mendiang Hugo Chavez di Venezuela.

[fas]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Jokowi bahas opsi 34 kementerian di kabinet dengan Tim Transisi
  • Ini syarat tim transisi Jokowi jika pesawat kepresidenan dijual
  • Jadi pengantin baru, Adam Levine langsung beli rumah
  • Wah, Microsoft tak sengaja bocorkan kedatangan Windows 9
  • Kasus video porno, mantan Wabup Bogor dijebloskan ke sel
  • Vinovia, Pompeii dari utara yang terancam hilang
  • GKR Hemas turun tangan mediasi kasus Florence
  • Investor asing ramai-ramai merapat ke Jokowi
  • Apakah Jesse Eisenberg akan gundul di 'BATMAN V SUPERMAN'?
  • Ketinggalan berita? cek 10 kabar populer minggu akhir Agustus
  • SHOW MORE