Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Obama batalkan kampanye karena tragedi penembakan \'Joker\'

Obama batalkan kampanye karena tragedi penembakan \'Joker\' Obama. Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden AS Barack Obama dan pesaing politiknya Mitt Romney membatalkan pidato kampanye mereka pada Jumat (20/7) kemarin. Acara kampanye saling serang antara Obama dan Romney itu digantikan dengan ungkapan bela sungkawa dari kedua belah pihak untuk para korban penembakan yang tewas maupun luka di Colorado, Amerika Serikat.

Obama langsung kembali ke Washington dan mempersiapkan penjelasan terkait insiden penembakan mematikan di sebuah acara di Fort Myers, Florida. Dia pun memerintahkan kepada seluruh warga dan instansi-instansi kenegaraan untuk mengibarkan bendera setengah tiang.

Obama mengungkapkan bela sungkawa terhadap para korban. Obama pun turut menghibur dan memberikan semangat terus untuk para pendukungnya yang tampak berduka.

"Masih ada hari-hari lain untuk bisa berpolitik. Menurut saya, hari ini adalah waktunya untuk berdoa dan merenungi apa yang terjadi saat ini," ujar Obama kepada para pendukungnya. Sebelum itu, Obama pun meminta untuk mengheningkan cipta bersama untuk para korban yang tewas atas inisiden tersebut. Demikian dikutip dari Reuters, Sabtu (21/7).

Sementara itu, lawan politik Obama yang akan bersaing pada tanggal 6 November mendatang, juga membatalkan pidato kampanyenya di New Hampshire, Amerika Serikat. Sebelum memberikan sambutan, Romney meminta para pendukungnya lima menit untuk berdoa.

"Hati kami hancur dengan kesedihan yang mendalam atas tragedi yang tak disangka ini,” kata Romney. Dalam pernyataan tersebut, ia juga berharap agar para pelaku segera diproses di pengadilan.

Sama seperti Obama, Romney bersama istrinya Ann membatalkan kampanyenya di Colorado.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria bersenjata dengan memakai rompi anti peluru dan masker gas menembaki para penonton yang sedang menyaksikan pemutaran perdana film Batman 'The Dark Knight Rises' di Bioskop Century, Denver. Insiden berdarah itu terjadi Jumat (20/7) dini hari waktu setempat. Alhasil 14 tewas dan 50 lainnya luka-luka. Di antara korban luka terdapat seorang bayi berumur tiga bulan.

Pelaku penembakan bernama James Holmes, Dia ditangkap di lapangan parkir belakang bioskop saat akan melarikan diri.

"Dia tidak melakukan perlawanan saat ditangkap," kata Frank Fania, juru bicara kepolisian Denver. Pelaku mempersenjatai diri dengan dua buah senapan dan pistol. Dia juga mengenakan pakaian serba hitam, topeng pasukan anti huru-hara, dan rompi anti-peluru. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP