Muslim dan Buddha kembali bentrok di Myanmar

Reporter : Pandasurya Wijaya | Rabu, 29 Mei 2013 10:06

Muslim dan Buddha kembali bentrok di Myanmar
Bentrokan Myanmar. youtube.com

Merdeka.com - Umat Muslim dan Buddha kembali bentrok di Kota Lashio, Negara Bagian Shan, sebelah utara Myanmar, dekat perbatasan China. Kota Lashio, sekitar 190 kilometer dari kota Muse di wilayah China terkenal dengan pengaruh China yang cukup kental.

Sejumlah orang dilaporkan membakar toko-toko karena mendengar isu seorang lelaki muslim membakar seorang perempuan Buddha, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (29/5).

Haji Aung Lwin, pria muslim dari desa di luar Lashio mengatakan kerusuhan itu dipicu pertengkaran seorang pria muslim dan seorang perempuan Buddha. Polisi kemudian menahan lelaki itu dan warga Budhha kemudian mengepung kantor polisi untuk meminta lelaki itu diserahkan kepada mereka.

Massa kemudian mencoba membakar masjid Myoma dekat pasar di kota itu. Seorang saksi mengatakan melihat kobaran api di beberapa bangunan.

Sambungan telepon putus di kota yang dihuni sekitar 130 ribu orang itu. Saksi mengatakan sejumlah kobaran api besar membakar beberapa tempat. Masjid dan klenteng dirusak.

Kerusuhan melibatkan muslim dan Buddha telah berlangsung sejak tahun lalu, termasuk kekerasan yang terjadi di Kota Meikhtila dua bulan lalu yang menewaskan sedikitnya 44 orang, kebanyakan muslim, dan merusak sejumlah permukiman muslim. Sekitar 12 ribu penduduk terpaksa harus mengungsi akibat kerusuhan itu.

[fas]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE