Marty: Satu TKW diberitakan tewas ternyata masih hidup
Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menegaskan satu pembantu asal Indonesia telah diberitakan tewas di Provinsi Homs, Suriah, ternyata masih hidup.
Dia mengungkapkan Kedutaan Besar Indonesia di Ibu Kota Damaskus baru saja berhasil menghubungi Aminah binti Osid (asal Sukabumi, Jawa Barat). "Berita itu tidak benar. Dia dalam keadaan sehat," kata Marty saat menghubungi merdeka.com melalui telepon selulernya, Rabu (13/6).
Marty menjelaskan Aminah sekarang bekerja di Midan, Damaskus. Majikannya bernama Muhammad Badar beristrikan perempuan Amerika serikat.
Dia menambahkan, pihaknya masih memastikan kondisi Ani, dari Cianjur, juga dikabarkan terbunuh di Homs. Informasi itu disampaikan seorang pembantu Indonesia bekerja di sana, Sri Dewi.
Sri mengungkapkan Ani dan Aminah meninggal pada Jumat dua pekan lalu. "Ani bersama majikannya tewas setelah rumah mereka dibom pada subuh, sedangkan Aminah ditembak saat membersihkan jendela paginya," kata Sri saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya, Selasa (12/6).
Homs bersama Idlib, Hama, dan deraa, menjadi basis pertahanan pemberontak. Karena itu, pasukan rezim Basyar al-Assad hampir saban hari menggempur empat wilayah itu.
Dia mengatakan mendapat kabar kematian dua kawannya itu lantaran diberitahu majikannya, Rafiq Zamza. Dia menambahkan majikan Ani dan Aminah memang kerap datang ke kediaman Rafiq. Mereka bertiga memang berteman akrab.
Sri memperkirakan jenazah Ani sudah tidak dapat dikenali lagi. Dia menambahkan mayat Aminah, ibu satu putri, telah dipulangkan oleh majikannya. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya