Marinir Amerika ngepos 820 km dari Indonesia

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo | Rabu, 4 April 2012 12:08

Marinir Amerika ngepos 820 km dari Indonesia
Anggota parlemen Australia Warren Snowdon menyalami komandan marinir Amerika Kapten Christopher Richardella saat tiba di pangkalan udara Australia di Kota Darwin, Rabu (4/4). (rt.com/Australian Department of Defence/Handout)

Merdeka.com - Sekitar 200 marinir Amerika Serikat hari ini mulai menempati pos baru mereka selama enam bulan di Kota Darwin, Australia, Markas marinir Amerika itu sekitar 820 kilometer dari Indonesia. Ini adalah gelombang pertama dari rencana kehadiran 2.500 marinir negara Paman Sam itu di wilayah Asia Pasifik.

Penempatan marinir Amerika justru membuat khawatir China yang merupakan rekanan dagang terbesar Australia, seperti dilansir dari kantor berita Reuters, Rabu (4/4). Marinir Amerika dari Batalion Kedua Fox Company ini ditempatkan di Pangkalan Angkatan udara Australia.

Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith mengatakan negaranya hanya merespon dan melihat fakta masa kini di mana potensi wilayah Asia Pasifik telah menarik minat banyak pihak. "Dunia memerlukan penyeimbang di wilayah Asia dengan melihat kebangkitan ekonomi China dan India. Maka dari itu kita harus mengubah strategi politik dan pengaruh ekonomi di wilayah ini," kata Stephen Smith di depan marinir Amerika.

Menurut Australia, pangkalan marinir Amerika itu hanya untuk membantu jika terjadi bencana sosial dan merespon permasalahan keamanan di Asia Tenggara. Sejumlah negara di kawasan ini sedang bersengketa terkait batas wilayah di Laut Cina Selatan.

Indonesia sudah pernah mempertanyakan kehadiran 2.500 marinir Amerika di Australia saat Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro melawat ke Negeri Kanguru itu bulan lalu.

Menurut Rod Lyon, pengamat strategi dan hubungan internasional dari Institut Kebijakan Strategis Australia (ASPI), China, India, dan Indonesia tidak perlu khawatir atas kehadiran marinir Amerika di negara benua itu. "Kalau kami mau bermusuhan dengan China dari Darwin, sudah kami lakukan sejak lama," dia menegaskan.

[fas]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kebijakan tak bisa dipidana, kepala daerah nanti malah jadi nakal
  • Malaysia 'menguning' akibat ribuan orang tuntut PM Najib mundur
  • Jokowi diminta waspadai tawaran IMF
  • Demokrat: Pemerintah jangan gampangkan masalah soal ancaman krisis
  • Antisipasi tindak pidana pilkada, polisi siapkan penyidik khusus
  • Berikan saran ke Jokowi, SBY dinilai tidak menggurui
  • Pencalonan menantu Bupati Selayar di pilkada ditentukan hari ini
  • Berambisi jadi BUMN teh terbaik, RNI sekolahkan karyawan ke India
  • Syuting 'SUICIDE SQUAD' resmi berakhir, ini foto terakhir mereka
  • Golkar khawatir aturan kebijakan tak bisa dipidana disalahgunakan
  • SHOW MORE