Lima kecelakaan sirkus paling fatal

Reporter : Ardini Maharani | Kamis, 2 Mei 2013 11:37

Sirkus Moscow.

3.
Tragedi Wallendas

Merdeka.com - Sirkus Flying Wallendas merupakan kelompok pertunjukan lama asal Amerika Serikat. Mereka terdiri dari satu keluarga yakni Karl Wallendas, istrinya Helen, dan beberapa orang lain, seluruhnya bertalian darah.

Mereka terkenal peniti tali paling lihai dan berani. Kadang melakukan atraksi di atas tali tanpa bantuan jaring pengaman di bawahnya. Namun sepandai tupai lompat akhirnya jatuh juga, pada 1962 saat melakukan pertunjukan membuat piramida manusia di atas tali Karl hilang keseimbangan. Tiga orang langsung terhempas ke tanah dan tewas seketika. Satu orang jatuh harus mengalami patah tulang.


[fas]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ahok: Buruh demo buang sampah sembarangan tak benar, sak penake dewe
  • Ini kata Komjen Budi Waseso soal dikabarkan dicopot dari Kabareskrim
  • Bos IMF nilai Asia punya pengalaman hadapi krisis finansial global
  • Perdana! Keira Knightley tunjukkan wajah anaknya, lucu nggemesin
  • Standar KHL terpenuhi, Ahok tak akan naikkan Upah Minimum Provinsi
  • KPK periksa OC Kaligis dan anak buah
  • Penurunan daya beli masyarakat mengkhawatirkan
  • Line luncurkan Android Launcher dengan 3000 tema
  • Iwan dirampok dan ditusuk di atas bajaj
  • Anggaran transportasi terbatas, tiap hari ada bus jemaah haji mogok
  • SHOW MORE