Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lennon dan kritik perang

Lennon dan kritik perang John Lennon dan Yoko Ono saat diwawancara dalam sebuah acara televisi. stamfordadvocate.com

Merdeka.com - Setelah The Beatles membubarkan diri, salah satu pentolannya, John Lennon tetap berkecimpung di jalur musik. Tidak hanya itu, dia bahkan mulai memperlihatkan sikap pemberontakan terhadap semua tatanan sosial dan politik masa itu. Hal itu dapat dilihat dari beberapa karya dia saat menjadi penyanyi solo.

Lennon kerap melontarkan gagasan kontroversial. Dia mulai sering bersinggungan dengan kelompok pro perdamaian dan kemudian melahirkan budaya hippies dan pegiatnya dikenal sebagai Flower Generation (Generasi Bunga).

Saat dia tersangkut kasus kepemilikan obat-obatan terlarang, dia kabur ke New York, Amerika Serikat. Oleh beberapa pegiat anti-perang Vietnam dia didaulat menjadi duta dan juru bicara. Musisi itu pun tidak menyiakan kesempatan itu. Sampai-sampai Biro Penyelidik Federal (FBI) harus turun tangan menguntit dia. Hasilnya, Presiden Richard Nixon geram atas tindakan Lennon dan berencana mengusirnya dari Negeri Paman Sam, seperti dikutip dari Majalah Tresspass, Rabu (1/8).

Di Amerika, Lennon mulai menulis beberapa lagu anti-perang antara lain Give Peace a Chance, Power To The People, dan Imagine. Semua tembang itu kerap dilantunkan para pegiat perdamaian saat berunjuk rasa. Khusus yang terakhir juga menjadi lagu hits di berbagai belahan dunia. Tetapi sayang lirik lagu itu banyak menyinggung kaum agamawan karena dianggap berbau atheis. Lennon pun santai menanggapi tudingan itu. "Jika anda bisa membayangkan dunia dalam keadaan damai, tanpa pembedaan agama, dan tidak mengatakan Tuhan saya lebih besar dari Tuhan mu, maka hal itu baru bisa terwujud," kata Lennon.

Lennon pernah berjanji sampai mati bakal terus menggelorakan semangat perdamaian. Maka dia dan istri keduanya, Yoko Ono, melakukan hal-hal aneh seperti kampanye bugil anti-perang. Meski begitu tetap tidak ada yang mendengarkan hal itu. Malah beberapa pegiat hippies harus meregang nyawa setelah ditembaki tentara Amerika saat berunjuk rasa di depan Gedung Putih menentang Perang Vietnam dan wajib militer.

Meski cita-citanya luhur menentang kekerasan dan menginginkan perdamaian, cara Lennon kerap menimbulkan tanda tanya besar bagi orang lain lantaran kontroversial. Dia pun dianggap mempromosikan budaya bugil, kebebasan tanpa batas, tidak berTuhan, dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Hidupnya pun berakhir di depan laras pistol penggemar fanatiknya.

Berikut adalah video klip lagu Imagine karya John Lennon:

<iframe width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/yRhq-yO1KN8" frameborder="0" allowfullscreen></iframe> (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP