Kejahatan remaja meningkat di Korea Selatan

Reporter : Ardini Maharani | Sabtu, 10 November 2012 16:05




Kejahatan remaja meningkat di Korea Selatan
korea selatan. shutterstock

Merdeka.com - Berdasarkan statistik kenakalan remaja Korea Selatan tahun ini, kejahatan dilakukan anak-anak tanggung ini meningkat dari 2,8 persen empat tahun lalu menjadi 3,5 persen pada 2009.

Situs asiaone.com melaporkan, Sabtu (10/11), rata-rata usia 16 tahun di Negara Ginseng itu sudah terlibat kejahatan disertai tindak kekerasan seperti perampokan barang-barang berharga, jual diri, penganiayaan, dan sebagainya.

Beberapa ahli kejiwaan menduga, banyaknya tindak kejahatan dan kekerasan terjadi membuat perilaku mereka menjadi negatif. Remaja Korea Selatan saban hari disuguhkan berita kriminal, "Informasi dan film menjadi faktor penting membuat mereka melakukan kejahatan dengan sangat mudahnya," kata Profesor Gwak Dae Gyeong dari Universitas Dongguk.

Selain itu tingkat perhatian orang tua pada anak-anak mereka menurun sebab pekerjaan. Kondisi tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Jarangnya komunikasi antar keluarga membuat remaja menentukan baik-buruknya suatu hal menurut kacamata mereka. "Para remaja ini juga susah menerapkan perilaku disiplin. Bila Anda keras, mereka semakin keras," ujar Dae Gyeong.

[fas]

KUMPULAN BERITA
# Korea

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Tak cukup satu, ini dia 6 video teaser phablet Galaxy Note 4
  • Gugup dirazia, pengedar sabu antarprovinsi diringkus
  • Sopir Anas akui ikut antar duit penjualan Harrier
  • Hina menteri kulit hitam, politikus Italia ngaku dirasuki setan
  • Pemerintah klaim nelayan pilih harga BBM subsidi naik
  • Adrianus masih pikir-pikir cabut pernyataan 'ATM Polri'
  • Jonan ngaku siap jadi Dirut PLN
  • KNKT bantu selidiki penyebab terbakarnya bus Transjakarta
  • KPAI bantah ada 'orderan' ambil paksa Sienna dari Ben Kasyafani
  • BBM bersubsidi dibatasi, pendapatan nelayan merosot 50 persen
  • SHOW MORE