Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kegarangan Mat Rempit, simbol kebebasan musisi Malaysia

Kegarangan Mat Rempit, simbol kebebasan musisi Malaysia Ilustrasi

Merdeka.com - Mat Rempit yang identik dengan kerasnya kehidupan jalanan malam, seakan tidak berlaku bagi sebagian pemuda Malaysia. Bahkan generasi muda negeri jiran itu tidak segan-segan menyebut Mat Rempit yang memiliki kebiasaan mencuri dan merampok, sebagai simbol kebebasan kaum muda Malaysia. Termasuk bagi musisi Malaysia.

Seperti yang dilakukan oleh musisi kenamaan Yazer, melalui lagunya yang berjudul 'Rempit', disebutkan bahwa Mat Rempit adalah sosok yang memiliki kebebasan mutlak, ibarat raja yang bisa berbuat sesuka hati, memutuskan segala sesuatu mengikuti hawa nafsu dan setan.

"Dulu gua cuba-cuba saja

Kini semua orang kata gua raja

Gua memang boleh laju macam pelesit

Malam itu 1, 8 gua bersih

Dulu gua punya cita-cita macam korang semua

Bukan semua orang boleh buat macam faham

Aku mesti menang untuk kali ini terus jadi

Buat keputusan ikut kata hati kata nafsu kata syaitan

Aku lupa mak bapak aku," begitu bunyi sepenggalan lirik lagu Rempit.

Tidak hanya Yazer, banyak musisi Malaysia yang mengambil fenomena Mat Rempit untuk dijadikan lagu bergenre rock yang mengumbar kebebasan masa muda. Seperti band Namewee yang terkenal denga lagunya 'Kawanku', Kazar dengan lagunya yang sangat fenomenal 'memburu impian' sekaligus menjadi soundtrack film Gila-Gila Remaja, serta band Spider dengan lagu 'Salut' yang diambil dari album Bintang 12.

"Setiap lagu yang kami buat, menunjukkan ekspresi atas realitas sosial yang terjadi," ujar basis Spider, Tony Iskandar Alberto. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP