Iran kecam keras pembunuhan warga Syiah di Mesir

Reporter : Pandasurya Wijaya | Selasa, 25 Juni 2013 17:28




Iran kecam keras pembunuhan warga Syiah di Mesir
Warga Mesir serang rumah warga Syiah. ©Al Arabiya

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras pembunuhan empat warga Syiah di Mesir yang terjadi Ahad lalu. Menurut mereka pembunuhan itu sangat bertentangan dengan Islam dan ajaran Nabi Muhammad.

"Republik Islam Iran mengecam segala bentuk ekstremisme dan kekerasan yang bertentangan dengan Islam," kata pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Iran malam tadi, seperti dilansir stasiun televisi Press TV, Selasa (25/6).

"Iran sadar akan gelombang revolusi yang menerpa Mesir saat ini. Kami sekali lagi akan menghadang rencana Zionis untuk mengadu domba Islam dan Kristen," kata pernyataan itu lagi.

Ahad lalu ratusan penduduk Desa Abu Mussalem, Provinsi Giza, Mesir mengepung sebuah rumah berisi warga Syiah. Mereka membunuh empat penghuni rumah termasuk ulama Syiah Hassan Shehata dan melukai lainnya. Warga beralasan mereka marah lantaran ulama itu mengajak para pemuda menganut Syiah.

Perdana Menteri Mesir Hesham Kandil juga mengecam pembunuhan warga Syiah itu dan mengatakan dia terus mengikuti dari dekat penyelidikan kasus itu. Dia berjanji para pelaku akan dihukum.

[fas]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

LATEST UPDATE
  • 5 Fakta menarik tentang testis yang harus diketahui wanita
  • Ketua Komisi II DPR wacanakan bentuk Pansus Pilpres
  • Tjahjo: Jokowi pasti pegang janji tak bagi-bagi kursi menteri
  • Pantau pemudik, terminal Tirtonadi Solo pasang 25 CCTV
  • Joko Widodo, Presiden RI Ke-7
  • Beri perlindungan hukum TKI, Kejagung bangun pos jaksa di Arab
  • 'Penolakan Prabowo harusnya saat awal rekapitulasi'
  • Kubu Prabowo akui banyak terima celaan di media sosial
  • Erdogan sebut dirinya tidak lagi bicara dengan Obama
  • PM Singapura ucapkan selamat kepada Jokowi lewat Twitter
  • SHOW MORE