Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Inggris berikan visa bagi penerjemah Afghanistan

Inggris berikan visa bagi penerjemah Afghanistan Perdana Menteri Inggris David Cameron. ©Reuters

Merdeka.com - Sekitar 600 penerjemah asal Afghanistan pernah bekerja bersama tentara Inggris bakal diberikan hak untuk tinggal di Britania. Mereka bekerja selama setahun atau lebih mendapat visa lima tahunan lalu bisa mengajukan tinggal permanen dan menjadi warga negara Negeri Tiga Singa itu. Rancangan rencana ini sudah masuk ke pemerintah.

Stasiun televisi BBC melaporkan, Rabu (22/5), rancangan suaka itu memberikan pilihan bagi para penerjemah yakni kesempatan untuk tetap bekerja di Afghanistan, belajar keahlian baru dan membangun negaranya, atau memulai hidup baru di Inggris. Bagi penerjemah yang tetap tinggal di Afghanistan, pemerintah Britania akan memberikan dana untuk edukasi selama lima tahun.

Namun parlemen masih ragu dengan kebijakan itu. Mereka khawatir program tersebut menjadi tanda pesimis pada masa depan Afghanistan setelah pasukan asing keluar 2014.

Seorang sumber enggan menyebutkan nama mengatakan Perdana Menteri David Cameron telah mengatakan dengan jelas agar Inggris tidak berpaling dari mereka telah menempuh risiko berbahaya sebagai pekerja membantu pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). "Mereka hidup dalam tekanan lantaran dinilai pengkhianat oleh kelompok ekstremis," ujar Cameron.

Setelah rencana pemulangan pasukan NATO ke negaranya masing-masing banyak warga Afghanistan meminta suaka dan ini tidak boleh diabaikan lantaran selama perang melawan pemberontak Taliban mereka cukup berjasa. (mdk/din)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP