Duta besar Australia cemaskan kondisi Papua

Reporter : Pandasurya Wijaya | Jumat, 22 Februari 2013 15:05




Duta besar Australia cemaskan kondisi Papua
baliem festival papua. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Insiden penembakan delapan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan empat warga sipil di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya dan Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, kemarin membuat Duta Besar Australia Greg Mororiarty cemas.

Dalam pernyataan Kedutaan Australia yang diterima merdeka.com, Jumat (22/2), duta besar menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden penembakan itu.

"Kejadian seperti ini hanya akan melanggengkan kekerasan di provinsi Papua. Ini akan berakibat buruk pada penduduk Papua dan Papua Barat yang berhak memperoleh masa depan yang aman dan sejahtera di Indonesia," ujar Dubes Moriarty.

Atas nama Pemerintah Australia Dubes Moriarty juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga para korban.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Indonesia Syafrie Syamsuddin mengatakan, penembakan yang terjadi kemarin di Papua tergolong kejadian taktis. Menurut dia, penembakan ini tidak berhubungan dengan strategi sebuah penyerangan.

"Apa yang terjadi di Papua adalah suatu kejadian yang taktis, tidak ada hubungannya dengan strategis," ujar Syafrie di Gedung Kemenhan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/2).

Syafrie mengatakan, sepanjang kemarin hingga hari ini telah terjadi tiga penembakan. "Kemarin terjadi satu kali penyerangan pos, satu kali penghadangan konvoi logistik, dan tadi pagi satu kali penembakan pesawat helikopter," kata dia.

Selanjutnya, kata Syafrie, Mabes TNI memutuskan untuk memberikan respon berupa tindakan taktis. Tindakan taktis yang layak dilakukan TNI tergolong tindakan responsif jika terjadi serangan mendadak. "Tindakan taktis yang pasti adalah mencari, menemukan dan menghancurkan musuh. Itu yang paling penting," pungkas dia.

[fas]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • DPR dukung Jokowi tambah kewenangan kepala staf kepresidenan
  • Hobi berenang? Waspadai penyakit ini!
  • Sidang bos Cipaganti ricuh, nasabah diancam massa baju loreng
  • Mantan Jampidsus: Kejagung tak punya kewenangan menyidik kasus BG
  • AS disebut temukan ras manusia tikus hidup di bawah tanah
  • Ribuan wisatawan asing serbu perayaan Cap Go Meh di Manado
  • Selfie dengan 2 Bali Nine, polisi Indonesia dihujat warga Australia
  • Timbun elpiji subsidi, Pertamina cabut izin 10 agen penyalur
  • Kasus 'rakyat enggak jelas', bos ICW & KontraS diperiksa polisi
  • Haji Lulung: Ribut di Kemendagri karena Ahok bahas UPS 2014
  • SHOW MORE