Dituding berzina, ISIS rajam dua wanita di Suriah
Merdeka.com - Organisasi pembela hak asasi bagi warga Suriah The Observatory mengatakan kelompok militan dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merajam dua perempuan di Provinsi Raqqa hingga tewas karena dituding telah berzina.
Surat kabar the Telegraph melaporkan, Senin (21/7), dua perempuan itu sudah diadili di pengadilan syariah. Sebuah foto diunggah di Internet memperlihatkan salah satu korban telah dirajam dalam sebuah lubang di tanah dikelilingi banyak orang.
The Observatory mengatakan pembunuhan dengan cara dirajam di depan umum itu terjadi di Kota Tabaqa pada Kamis malam dan satu lagi digelar di Kota Raqqa malam berikutnya.
Para militan ISIS dilaporkan mengambil alih sebuah biara di wilayah sebelah utara Irak kemarin. Mereka juga memerintahkan para biarawan Nasrani dan warga Kristen pergi dari wilayah itu.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya