Ditangkap polisi karena uang USD 50
Merdeka.com - Sepertinya nasib sial sedang menghinggapi Lorenzo Gaspar. Ia sama sekali tak melakukan tindakan ilegal namun karena satu kesalahan teknis, pria Tennessee ini terpaksa harus mendekam di dalam bui walaupun hanya sebentar. Semua itu terjadi hanya karena uang pecahan USD 50 yang ia gunakan untuk membayar saat ia berbelanja di sebuah toko swalayan.
Jumat (27/04) lalu, Lorenzo Gaspar berbelanja di sebuah toko swalayan di Shelbyville, Tennessee. Saat membayar, Gaspar menyerahkan uang pecahan USD 50 pada petugas swalayan. Saat petugas swalayan menggunakan alat pendeteksi uang palsu, alat tersebut tidak menunjukkan tanda kalau uang tersebut asli. Segera saja petugas swalayan menghubungi polisi.
Dalam waktu singkat, polisi datang dan membawa Gaspar ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Menurut kabar yang dilansir Fox 43 (01/05), Brock Horner, polisi yang menangkap Gaspar, lantas meminta petugas divisi barang bukti untuk memeriksa uang pecahan USD 50 milik Gaspar.
Petugas divisi barang bukti menjelaskan kalau beberapa uang keluaran lama kadang tidak dikenali oleh detektor uang palsu. Polisi lantas membawa uang milik Gaspar ini ke bank untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan petugas bank menunjukkan kalau uang milik Gaspar ini asli, hanya saja uang ini keluaran lama dan tidak bereaksi pada detektor uang palsu.
Akhirnya Lorenzo Gaspar dibebaskan dan polisi meminta maaf atas kesalahpahaman ini. (mdk/roc)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya