Diskriminasi terhadap Yahudi dan muslim meningkat
Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat baru-baru ini mengeluarakan laporan tahunan periode 2012. Di laporan itu disebutkan diskriminasi terhadap orang Yahudi dan muslim meningkat di seluruh dunia
Surat kabar the Jewish Press melaporkan, Selasa (21/5), laporan itu menyatakan aksi anti-Yahudi telah meningkat, terutama di Venezuela, Mesir dan Iran.
Situs BBC menulis, dari laporan Kebebasan Beragama Internasional mencatat untuk kasus di Mesir, sentimen anti-Yahudi di media-media kadang-kadang termasuk penyangkalan terhadap tragedi Holocaust serta persetujuan pembunuhan massal terhadap orang Yahudi.
Laporan itu menyatakan bentuk-bentuk anti-Yahudi, seperti teori konspirasi, fitnah, dan kartun yang mengutuk orang-orang Yahudi juga terus berkembang.
Sementara diskriminasi kepada umat Islam terlihat dari adanya pembatasan-pembatasan baru bagi muslim di Belgia, seperti melarang penggunaan pakaian keagamaan di seluruh ruang kelas.
Laporan itu juga mengkritisi pembatasan pemakaian jilbab di sekolah-sekolah di Kota Mangalore, India, dan menyoroti munculnya target terhadap kelompok-kelompok Islam minoritas di negara-negara mayoritas berpenduduk Islam.
Hal ini terlihat dari peningkatan kekerasan terhadap Syiah dan Ahmadiyah di Pakistan, diskriminasi terhadap muslim non-Sunni di Arab Saudi dan Bahrain, serta penangkapan dan pelecehan muslim Sunni di Iran.
Sedangkan di Myanmar, pejabat di negara itu diduga telah menghembuskan kekerasan terhadap muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine. Sementara di China, pihak berwenang menunjukkan sikap kurang toleransi terhadap sebagian besar komunitas muslim Uighur. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya