Seorang pria China bernama Liu Qiyuan membangun bola raksasa yang beri nama 'Bahtera Nuh' di Xianghe, provinsi Hebei, China Rabu (12/12). Bola-bola ini diciptakan sebagai tempat berlindung dari bencana gempa bumi dan tsunami.
China
Seorang pria China bernama Liu Qiyuan membangun bola raksasa yang beri nama 'Bahtera Nuh' di Xianghe, provinsi Hebei, China Rabu (12/12). Bola-bola ini diciptakan sebagai tempat berlindung dari bencana gempa bumi dan tsunami.
Proses pembuatannya memakan waktu selama 8 bulan. Liu telah menghabiskan dana sebesar Rp 2,8 miliar untuk membangun 6 buah bola raksasa ini. Liu tidak sendirian dalam membuatnya ia dibantu oleh para mantan pekerja pabrik furniture yang ada di desanya, Rabu (12/12).
Sejumlah pekerja berusaha memindahkan posisi salah satu bola yang sudah selesai dibuat. Lapisan luar bola tersebut terbuat dari bahan fiberglass sehingga dapat mengapung di atas air, Rabu (12/12).
Bola raksasa ini telah dirancang kuat karena di bagian rangkanya dibuat menggunakan baja, sehingga tahan dari berbagai hantaman dan benturan keras saat bencana dahsyat datang. Bola ini juga dipasang mesin boat supaya dapat berjalan di air, Rabu (12/12).
Seorang pekerja sedang melakukan pengelasan rangka baja bola raksasa, Rabu (12/12).
Di bagian dalamnya telah dilengkapi berbagai alat pendukung seperti tabung oksigen, sabuk pengaman, dan tempat penyimpanan perbekalan, Rabu (12/12).
Satu buah bola raksasa ini dapat menampung 14 orang, Rabu (12/12).
Setelah selesai dibuat bola-bola itu kemudian diuji coba di sebuah sungai di daerah Xianghe, provinsi Hebei, China, Rabu (12/12). Terlihat bola tersebut mengapung di atas air.
Pabrikan sepeda motor dari China ini memberikan kesempatan kepada pelanggan yang melakukan pembelian untuk mendapatkan Trip Eksklusif ke China.
Baca SelengkapnyaBeijing menyebut aktivitas pengintaian di laut kini berlangsung semakin canggih dan sulit terdeteksi.
Baca Selengkapnya
Dalam lima tahun ke depan, BYD diprediksi akan menjadi produsen mobil terbesar di dunia berkat pertumbuhan skala bisnis yang pesat.
Baca Selengkapnya
Piala Dunia 2026 memberikan keuntungan besar bagi produsen merchandise di China.
Baca Selengkapnya
AirCab dikembangkan di bawah merek mobilitas udara milik GAC, Govy. Pada tahap awal, kapasitas produksinya dibatasi sekitar 100 unit per tahun.
Baca SelengkapnyaXi Jinping bertemu Kim Jong Un di Pyongyang dan menegaskan komitmen memperkuat hubungan China-Korea Utara di bidang ekonomi dan strategis.
Baca SelengkapnyaLangkah ini dilakukan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik pribadi sebagai alternatif mobilitas perkotaan.
Baca Selengkapnya
Menteri Pertahanan AS menegaskan pentingnya penghormatan China terhadap Posisi AS di Indo-Pasifik, sekaligus menyoroti kekhawatiran atas ekspansi militer Beijing di kawasan tersebut.
Baca SelengkapnyaChina menyampaikan kekhawatiran atas pembentukan dewan intelijen nasional baru Jepang yang dinilai memicu kontroversi di dalam dan luar negeri.
Baca SelengkapnyaKemenhut menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus pertambangan emas tanpa izin.
Baca SelengkapnyaLangkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperkuat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Baca Selengkapnya
Selain warga asing, otoritas di China juga memantau aktivitas warga lokal, termasuk individu yang terlibat dalam politik, aktivisme, dan organisasi sosial.
Baca Selengkapnya