Bocah di Inggris gemar permainan video soal pemerkosaan

Reporter : Ardini Maharani | Sabtu, 16 Februari 2013 21:35




Bocah di Inggris gemar permainan video soal pemerkosaan
Bocah Inggris kerajingan permainan soal pemerkosaan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekolah Dasar Stanford Junior di Kota Brighton, wilayah Timur Sussex, Inggris melarang para muridnya untuk bermain video game bernama Permainan Pemerkosaan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (16/2), beberapa murid lelaki berumur sekitar sembilan tahun tertangkap basah tengah bermain video game memperlihatkan adegan pemerkosaan oleh tokoh dalam bernama Rapelay sedang melakukan kekerasan seksual pada ibu dan dua anak perempuannya.

Ketua para guru Gina Hutchins menyebut nama permainan itu menjijikkan. Dia menyerukan untuk mengganti nama menjadi Permainan Bertahan Hidup. "Setelah kami mengetahui nama itu pihak sekolah meminta anak-anak agar tidak lagi menggunakannya," ujar Hutchins.

Bocah usia di bawah 10 tahun di Britania memang tengah kerajingan permainan video ini. Rata-rata anak laki-laki menggemari. Permainan ini terdiri dari lima orang tokoh yang tengah diburu hingga menyisakan satu orang keluar sebagai pemenang.

Orang tua murid mengetahui hal itu sangat sedih namun tidak menyalahkan pihak sekolah lantaran hal-hal negatif datang pada anak tidak bisa dicegah. Mereka menginginkan anaknya untuk diawasi lebih ketat oleh para guru.

[din]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Game# Inggris

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kreatif, alasan anak jalanan di Sekolah Master Depok dapat beasiswa
  • Fahri Hamzah: Jangan lihat TV, lihat paras Ibu Pertiwi
  • Sukses tata Surabaya, Risma terima gelar honoris causa dari ITS
  • Arsitek Polandia rancang setapak hijau di ketinggian pencakar langit
  • Mentan: Beras dari negara tetangga lebih harum, enak dan murah
  • Zaskia Adya Mecca ajak dua putri kecilnya umrah
  • Terpidana mati WN Spanyol Raheem ingin dimakamkan di Madiun
  • Sniper Tatang Koswara dimakamkan secara militer di TPU Sayuran
  • Duo 'Bali Nine' sudah dipindahkan, tanggal eksekusi belum ditentukan
  • Sudah lama idap sakit jantung, sniper Tatang tetap semangat
  • SHOW MORE