Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bertarung atas nama Yesus

Bertarung atas nama Yesus Tarung bebas (ilustrasi/www.dailymail.co.uk)

Merdeka.com - Sebuah film dokumenter berjudul Pertarungan Gereja mengejutkan semua orang. Film ini menggambarkan hubungan erat antara ajaran Kristen dan tarung bebas yang berkembang di Amerika Serikat.

Adalah Pendeta Paulus Burress dari Gereja Trinitas, New york yang mendirikan pusat latihan tarung bebas untuk mengeksplorasi hubungan antara kekerasan dan agama. "Dalam hidup harus ada tindakan mempertahankan diri karena selalu ada ancaman bahaya di sekitar," kata Burress seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (20/6).

Pendeta senior ini mengatakan selalu ada musuh ingin menghancurkan Anda dan keluarga. Di saat itulah Injil melatih Anda membela martabat diri.

Memang di Injil tertulis jelas, bila ditampar pipi kananmu berikanlah pipi kirimu. Kalimat ini jadi alasan untuk menyalahkan kekerasan. "Jika itu keyakinan Anda, Gereja Trinitas bukan tempat yang pas," kata rekan Burress, Pastor Brandon Beals. Menurut Beals, Yesus merupakan sosok petarung. Banyak ayat pada Injil menceritakan ini. Mereka melayani sosok Yesus seperti itu.

Burress dan Beals sedang mengusahakan tarung bebas ini bisa diakui secara hukum untuk dipraktekkan di gerejanya. Selama ini ada satu tempat tidak resmi yang disembunyikan untuk bertarung bebas atas nama Tuhan itu.

Mereka telah mempraktekkan sembunyi-sembunyi dengan mengajarkan dua anak bertarung di atas ring. Rekaman dokumenter itu menunjukkan hubungan dekat antara pertarungan dan Injil. "Kompetisi dan perjuangan itu Kristen sesungguhnya," kata Burress. Para petarung percaya, mereka akan lebih dekat kepada Tuhan ketika berjuang habis-habisan di atas ring.

Burress dan Beals berharap dengan bertarung mereka bisa belajar perjuangan Kristus sesungguhnya sekaligus mengenal lawan dan kawan. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP