Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berduka, beberapa pilot Germanwings menolak terbang

Berduka, beberapa pilot Germanwings menolak terbang

Merdeka.com - Beberapa pilot Germanwings menolak terbang hari ini, Rabu (25/3), dengan alasan berduka atas kecelakaan salah satu pesawat maskapai murah itu di Pegunungan Alpen kemarin. Aksi mogok pilot diikuti oleh awak kabin.

Pramugari hingga petugas darat menolak terbang sementara untuk mengenang 144 penumpang dan enam kru yang tewas dalam penerbangan Germanwings dari Barcelona menuju Dusseldorf.

Juru bicara serikat pilot Germanwings Joerg Handwerg mengatakan para penerbang bukan meragukan keamanan Airbus A320. Tapi beberapa pilot sangat berduka, sehingga secara psikologis tidak mampu menerbangkan pesawat.

"Pembatalan penerbangan ini tidak terkait dengan faktor keamanan. Pilot (yang menolak terbang) memiliki teman dan kolega yang tewas dalam insiden kemarin, sehingga ada tekanan sebelum memasuki kokpit," ujarnya seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (25/3).

Kebanyakan rute yang mengalami pembatalan, penundaan, atau penjadwalan ulang akibat keputusan pilot ada di rute Barcelona-Dusseldorf. Mayoritas pegawai maskapai asal Jerman ini terkejut karena kecelakaan di Prancis kemarin adalah yang pertama kalinya menimpa Germanwings.

Kecelakaan pesawat yang belum diketahui penyebabnya itu juga yang pertama terjadi di wilayah Prancis sejak 1974.

Juru bicara Germanwings meminta penumpang memahami bila ada penundaan jadwal. Direksi menerima keputusan anak buahnya yang belum berani terbang.

"Kami memahami keputusan (pilot dan awak kabin)," kata Direktur Eksekutif Germanwings Thomas Winkelmann.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP