Apa daya tarik Suriah bagi 16 WNI hingga tertangkap di perbatasan?
Merdeka.com - Pemerintah Indonesia dan Turki tengah dibuat bingung oleh 32 WNI. Pasalnya 16 WNI secara misterius hilang di Turki, lantaran berpisah dari rombongan wisata Smailing Tour, sedangkan 16 lainnya kini sedang diamankan oleh pihak otoritas keamanan Turki saat hendak nyeberang ke Suriah.
16 orang kelompok pertama yang hilang ini secara sengaja berpisah dari rombongannya. Mereka berpisah pada 26 Februari lalu.
Sedangkan 16 orang lainnya ditahan oleh petugas keamanan perbatasan Turki hendak menyeberang ke Suriah. Ada 11 anak-anak yang ikut ditangkap otoritas perbatasan Turki tersebut.
Dalam pertemuan dengan KBRI di Ankara, pihak otoritas Turki mengatakan mereka mengaku hendak menyeberang ke Suriah. Diduga mereka akan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Ada apa dengan Suriah sehingga banyak orang berencana ke daerah konflik tersebut?
Sudah pasti ada perang di Suriah. Perang yang sudah terjadi lebih dari tiga tahun ini membuat negara tersebut termasuk dalam negara konflik, apalagi dengan adanya kelompok ekstrimis sadis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
ISIS merupakan kelompok jihadis yang beralaskan agama Islam, namun jika dilihat track recordnya, semua yang dilakukan anggota ekstrimis tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama. Selain ISIS, ada juga kelompok Jabal al-Nusra.
"Rata-rata para warga asing yang berhasil masuk ke Suriah lewat Turki ingin bergabung dengan pemberontak di sini, seperti halnya ISIS, Jabal al-Nusra, atau kelompok pemberontak lainnya," kata Didi Wahyudi, salah seorang diplomat Indonesia di KBRI Damaskus kepada merdeka.com, pekan ini. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya