Anwar Ibrahim dituduh menghasut demonstran
Merdeka.com - Pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim dan Azmin Ali dituduh talah menghasut ribuan massa untuk berunjuk rasa di Ibu Kota Kuala Lumpur kemarin. Pengunjuk rasa menamakan diri Gerakan Bersih 3.0 menuntut pemilihan umum mendatang berlangsung jujur dan adil.
Surat kabar the Star melaporkan, Senin (30/4), demonstrasi berakhir ricuh lantaran polisi antihuru-hara membubarkan paksa kegiatan itu. Saling pukul pun terjadi antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa. Selain bersenjatakan tongkat, polisi juga menembakkan gas air mata.
Rekaman video memperlihatkan Anwar Ibrahim sedang menunjuk ke arah Lapangan Merdeka, seolah mengajak demonstran buat menyerbu. Sedangkan Azmin Ali dari atas mobil pengeras suara mengarahkan ibu jari ke bawah dan meneriakkan yel-yel perjuangan beberapa kali.
Ini merupakan unjuk rasa terbesar pertama tahun ini sekaligus perdana setelah pemerintah mencabut Akta Keamanan Dalam negeri. Sebanyak 471 orang sempat ditahan beberapa jam. Hingga berita ini dilansir, polisi masih bersiaga di Lapangan Merdeka.
Kelompok oposisi yang dipimpin Anwar Ibrahim menuding sistem pemilihan selama ini curang dan hanya menguntungkan koalisi Barisan Nasional yang berkuasa sejak Malaysia merdeka pada 1957.
Unjuk rasa ini berlangsung di tengah spekulasi pemilihan bakal digelar tahun ini. Kelompok pembangkang meraup 82 dari 222 kursi parlemen pada pemilihan empat tahun lalu. Itu merupakan hasil terbesar sepanjang sejarah negeri jiran itu.
(mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya