Nama Maharany Suciyono (19) tiba-tiba mencuat ke hadapan publik. Dia tertangkap tangan sedang bersama salah seorang tersangka kasus dugaan suap impor daging yang telah lama diincar KPK, Ahmad Fathanah.
Dalam penangkapan yang dilakukan pada Selasa (29/1), Maharany terlihat bersama Fathanah di Hotel Le Meridien di kawasan Sudirman. Selain itu, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 10 juta.
Keduanya lantas dibawa ke Gedung KPK. Sesampai di sana, KPK pun melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap Fathanah dan Rany.
Pemeriksaan terhadap Rany selesai dilakukan pada Rabu (30/1) dini hari. Dari hasil pemeriksaan, KPK menyatakan Rany tidak terlibat dalam kasus dugaan suap impor daging itu dan akhirnya melepaskan Rany.
Atas penangkapan itu, Rany pun membela diri tidak terlibat dalam kasus itu. Dia bahkan mengaku tidak mengenal sosok laki-laki yang tertangkap bersamanya.
Berikut upaya pembelaan diri Rany yang sempat diungkapkan di hadapan media:
Kesaksian warga pernah pergoki Maharany di mobil goyang
PKS: Ada penunggang gelap dalam kasus impor daging
Gerah diburu media, mungkinkah Maharany sekeluarga ngungsi?
Ternyata, Maharany dan Lutfhi bertetangga di Kramatjati
Kasus impor daging pengaruhi suara PKS di Pilgub Jabar
Lima wasiat ganjil sejagat
Pembunuhan sadis guncang Inggris
FBI tembak mati saksi kasus bom Boston
Kata geng motor, kata Tuhan
Puluhan ribu hewan liar di Autralia Tengah terpaksa dimusnahkan
Pembunuh sadis di Inggris tidak mengincar rakyat sipil
Pencitraan yang sulit berubah
Islam ekstremis diduga dalangi pembunuhan London
Korban pembunuhan london seorang tentara
Pelaku pembunuhan London ingin tenar