Ricky Jo alami kejang di dalam taksi

Sumber : | Jumat, 22 Maret 2013 20:26

Ricky Jo alami kejang di dalam taksi
Ricky Jo

Merdeka.com - Sebelum Presenter bola kondang Ricky Johannes menghembuskan nafas terakhir pada hari Jumat (22/3) sekitar pukul 17.00 WIB, Henny saudara Ricky adalah orang yang terakhir membawa Ricky ke rumah sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan.

Henny bercerita sebelum berangkat untuk melakukan meeting di kawasan Epicentrum, Ricky sudah mengeluhkan sakit pada bagian dadanya.

"Saya suruh dia (Ricky) berhenti nyetir di Casablanca ketika mengeluhkan dadanya sakit, setengah jam nelepon lagi, katanya sudah mendingan, akhirnya sampai Epicentrum," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/3).

Setelah sampai Ricky pun masih sempat meeting sampai selesai di Epicentrum. Namun setelahnya Ricky mengeluhkan dadanya yang semakin sakit.

"Saya mau ambil mobil, dia bilang nggak enak di bagian dadanya, saya bilang naik taksi saja. Karena dia udah lemas, akhirnya pakai kursi roda," katanya.

Saat di dalam taksi Henny mengatakan kalau Ricky sudah kejang-kejang. "Di taksi dia kejang, saat terjadi serangannya, dia di sandaran saya," jelas Henny.

Tim dokter sudah berupaya yang terbaik, namun sayangnya Ricky tetap tidak bisa tertolong. "Di sini (rumah sakit MMC) diambil tindakan, pemicu 3x akhirnya nggak bisa tertolong, sekitar 45 menitan di upayakan," pungkasnya. (kpl/aal/ben/sjw)



Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kuasa hukum Jessica sebut polisi sok pintar minta bantuan ke AFP
  • DPR menolak, Prasetyo tegaskan deponering Samad & BW hak Jaksa Agung
  • Percepat RUU Tax Amnesty, Jokowi bakal terbitkan Ampres
  • Film Raisa, 'TERJEBAK NOSTALGIA' mendadak tak tayang, ada apa?
  • AP II ditunjuk jadi operator Bandara Pondok Cabe
  • Penembakan di kantor Kementerian Pendidikan Saudi, enam orang tewas
  • Ini bentuk kerja sama PT Pos Indonesia dengan 10 BUMN
  • [FOTO] Unyu! Baby Rafathar malah ngambek waktu digendong
  • 150 Ekor sapi di Gorontalo mati akibat racun sianida
  • Sinergi BUMN, biaya logistik diprediksi turun 5 persen di 2021
  • SHOW MORE