[review] 'Cinta Brontosaurus', analogi cinta kadaluarsa

    Sumber : | Selasa, 7 Mei 2013 19:17




    [review] 'Cinta Brontosaurus', analogi cinta kadaluarsa
    Foto: Starvision

    Merdeka.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho

    Kandasnya hubungan asmara yang kerap dialami Dika (Raditya Dika), penulis buku Cinta Brontosaurus, membuatnya berasumsi bila cinta memiliki tanggal expired. Hal tersebut buru-buru dibantah oleh agen naskah Dika, Kosasih (Soleh Solihun), yang terus meyakinkan Dika bahwa cinta tak seperti itu.

    Sampai suatu hari Dika bertemu dengan Jessica (Eriska Rein). Keunikan Jessica membuat hari-hari Dika penuh warna. Warna warni itulah yang membuat dirinya kembali mempertanyakan keabsahan analogi yang dibuatnya: benarkah cinta bisa kadaluarsa?

    Meski memakai tajuk CINTA BRONTOSAURUS yang merupakan judul buku kedua Raditya Dika, film arahan Fajar Nugros ini memilih untuk tidak setia pada bukunya. Diakui oleh Dika sendiri bahwa skenario garapannya memang nyeleneh. Seperti yang terlihat, hanya 25% elemen dalam buku hadir di film dan itu tak masalah.

    CINTA BRONTOSAURUS berhasil menyajikan guyonan-guyonan garing-sih-tapi-bikin-ketawa-juga a la Dika yang noraknya sudah tak perlu ditanyakan. Film ini juga berhasil menyajikan romantisme manis di tengah tumpukan plot yang tersaji.

    Sayangnya pada paruh kedua film berjalan, ritme penceritaan lari ke sana-kemari. Sehingga penonton kelelahan karena terus diseret untuk memahami alur yang terasa melambat. Beruntung pada saat-saat seperti itu Dika masih mampu memantik tawa penonton.

    Selain duet Raditya Dika dan Soleh Solihun, mantan wartawan yang berhasil menjadi sidekick dengan jargon "Percaya Sama Kosasih", CINTA BRONTOSAURUS juga didukung oleh sederet nama yang sudah tak asing lagi. Seperti Dewi Irawan, Bucek Depp, Meriam Bellina, Ronny P Tjandra, Pamela Bowie serta penampilan khusus dari penulis Jakarta Undercover; Moamar Emka.

    CINTA BRONTOSAURUS memang memiliki kekurangan. Beruntung hal tersebut mampu ditutupi oleh direksi Fajar Nugros yang cukup lancar menerjemahkan kegilaan dalam naskah Dika. Jangan lupakan lagu soundtrack dari HiVi yang easy listening dan membangun nyawa beberapa adegan.

    (kpl/abs)

    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    Sumber: Kapanlagi.com

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Hujan guyur Jakarta, sejumlah jalan kebanjiran
  • Bareng mantan pacar, Widy Vierratale siap kenalkan musik baru
  • Suntikan modal BUMN Rp 72,9 triliun tambah beban utang negara
  • Aceh masuk peringkat pertama rawan pelecehan seksual, Jatim kedua
  • Tebing 10 meter di Temanggung longsor, 2 rumah warga rusak
  • Prancis keluarkan poster cara identifikasi teroris
  • Dukung Komjen Budi Gunawan, cewek-cewek bagi-bagi mawar di HI
  • Garuda Indonesia tayangkan film terbaru lebih awal dari bioskop
  • Peneliti UGM: Pemerintahan Jokowi rawan tersandera agenda neoliberal
  • Dangdut seronok tetap eksis selagi masih ada kemiskinan
  • SHOW MORE