Piyu Padi koleksi mobil batik seharga Rp 1,5 M

Sumber : | Rabu, 26 September 2012 20:48




Piyu Padi koleksi mobil batik seharga Rp 1,5 M
Piyu Padi

Merdeka.com - Beruntung bagi Piyu, di garasinya tersimpan sebuah mobil limited edition. Mercedes Benz C250 Avantgarde batik akhirnya jatuh ke tangan pentolan band Padi itu setelah memenangkan lelang.

Mobil bermotif batik tersebut pun menjadi salah satu barang kesayangan Piyu, bahkan saking sayangnya mobil tersebut tidak digunakan sehari-hari. Jika ada yang ingin menggunakan, dia menyewakan mobil tersebut.

"Nggak, dipakainya kalau ada acara saja. Harganya sebesar 1,5 miliar. Satu-satunya mobil yang tidak susut nilainya, mobil ini. Karena kalau ada yang mau pakai atau pinjem harus sewa," ujar pemilik nama lengkap Satrio Yudhi Wahono di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2012).

Sebagai kolektor, Piyu menjelaskan tidak akan pernah menjual barang-barang koleksinya. Dia mengaku, mobil batik itu sempat ditawar dengan harga lebih mahal 100 juta dari harga yang dikeluarkannya.

"Saya nggak pernah menjual atau menawarkan koleksi apa yang saya punya. Pada saat saya dapatkan mobil itu langsung ada yang menawarkan dengan menambah 100 juta. Pada saat hari itu juga, yang ngincer pengusaha batik juga," tutur Piyu. (kpl/hen/rea/faj)



Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Ombudsman tegur Menteri ESDM dan Pertamina soal pembatasan BBM
  • Anggaran dinas dipangkas, hunian kamar hotel turun
  • Rinada pemeran foto syur seragam PNS Bandung datangi Polrestabes
  • Ratu Atut salah mengira 4 hakim menyatakan dirinya tak bersalah
  • Polri akan bantu polisi Malaysia ungkap kasus narkoba AKBP Idha
  • Upacara bendera, 30 siswa SMAN 1 Ampek Nagari mendadak kesurupan
  • Promosi drama baru, Rain & Krystal bakal gabung Running Man
  • Bappenas sebut masuk tidaknya program Jokowi tergantung DPR
  • Komisi II rekomendasikan bentuk Pansus Pemilu 2014, PDIP menolak
  • Hadir di penutupan UNAOC, delegasi Brunei tabletnya dicolong
  • SHOW MORE