Pertama kali ke Indonesia, Phantom akui suka sate dan nasi goreng

Sumber : | Kamis, 1 November 2012 06:37

Pertama kali ke Indonesia, Phantom akui suka sate dan nasi goreng
Phantom foto: Agus

Merdeka.com - Pertama kali manggung di Indonesia, boyband asal Korea, Phantom tak lupa mencicipi sisi kuliner dari tanah air. Seperti halnya dengan penyanyi/musisi luar negeri yang selalu memfavoritkan nasi goreng untuk dicicipi, begitu pun dengan Phantom.

Boyband beraliran hip hop yang beranggotakan Kiggen, Sanchez, dan Hanhae ini mengaku sangat menyukai nasi goreng dan sate.

"Saya pertama kali di Indonesia, makanannya enak banget, suka sekali sate dan nasi goreng," ujar Hanhae saat jumpa pers di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (31/10).

Selain makanan, Phantom juga memuji keramahan orang Indonesia. Makanya, mereka rela untuk sedikit mempelajari bahasa Indonesia.

"Orang-orang di sini juga sangat baik, saya suka sekali. Kami juga bisa beberapa kata Indonesia, apa kabar, terima kasih, nasi goreng," sambungnya seraya melafalkan dengan bahasa.

"Semoga ke depannya makin banyak yang suka sama Phantom. Grup kami beda dari boyband Korea lainnya. Karakter luar biasa. Mohon dukungan untuk Phantom," tambah Sanchez. (kpl/ato/dis/aia)



Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menang gugatan, Yusril pede Dahlan tak terlibat skandal korupsi BUM
  • Fadli: Pasal penghinaan presiden instrumen buat bungkam pengkritik
  • BPJS tak haram, OJK minta masyarakat tetap mendaftar
  • Ini penyebab artis Eza Gionino jadi budak narkoba
  • Peremas payudara karyawati di Halte Transjakarta segera disidang
  • Kader desak PBNU bantu selamatkan situs bersejarah di Timur Tengah
  • Kasus TPPI, Honggo kembali diperiksa Bareskrim di Singapura
  • Presiden Jokowi tambah modal Bulog Rp 3 triliun
  • Lagi, aksi tembak ala koboi kembali terjadi di tol Indonesia
  • Menteri Agama enggan berkomentar soal BPJS haram
  • SHOW MORE