Maudy Ayunda: Passion aku di ekonomi

Sumber : | Selasa, 15 Januari 2013 11:32




Maudy Ayunda: Passion aku di ekonomi
Maudy Ayunda @ Foto: KapanLagi.com®

Merdeka.com - Sebuah prestasi diraih oleh Maudy Ayunda setelah dirinya mendapatkan kesempatan menjadi spokes person di forum ekonomi global, The Regional Conference Evaluates The Millenium Development Goals and Looks to Creating a Foundation for The Post-2015.

Dalam konferensi internasional di Nusa Dua, Bali itu, Maudy memaparkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan.

"Iya dipanggil untuk acara ekonomi. Bicara untuk anak muda," ucapnya usai mengisi taping acara Chit Chat Cuzz, Studio Cawang, Jakarta Timur, Senin (14/1).

Maudy mengaku sangat tertarik dengan dunia ekonomi. Jika bagi sebagian orang ilmu ekonomi adalah ilmu yang njelimet, tidak demikian bagi gadis yang satu ini.

"Emang udah passion aku di ekonomi. Buat aku gak berat, ya bukan beban terus jadi berat atau gimana," tuturnya.

Pemudi bernama lengkap Ayunda Faza Maudya ini ingin lebih serius menekuni ilmu ekonomi.

"Aku emang pengen di ekonomi, seriusin. Rencananya ingin kuliah di luar negeri, 3 tahun," tandasnya.

"Ekonomi bukan berarti hanya diomongin orang tua, yang megang dunia ini kan nantinya anak muda," pungkas Maudy. (kpl/ato/dew)



Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Robert Pattinson bakal bintangi film bertema gangster?
  • Xiaomi sukses ungguli Apple
  • Surat menyentuh seorang anak Saudi pada ayahnya sudah meninggal
  • Keputusan oposisi Golkar harus lewat Munas
  • 2 Ruko Pasar Pekalongan terbakar, arus balik Pantura dialihkan
  • Kisah kota burung merak di Semenanjung Palos Verdes
  • ISIS bela tindakan penghancuran masjid dilakukan mereka di Irak
  • Puncak arus balik ke Jakarta terjadi Jumat pekan ini
  • Ronaldo berpeluang main lawan Manchester United
  • Libur Lebaran, sampah di Jakarta menggunung 5.800 ton per hari
  • SHOW MORE