Kasus Boneka Unyil Pak Raden dibahas di seminar hak cipta

    Sumber : | Rabu, 10 Oktober 2012 18:06

    Kasus Boneka Unyil Pak Raden dibahas di seminar hak cipta
    Pak Raden @ Foto: KapanLagi.com®

    Merdeka.com - Persoalan hak cipta yang menimpa Drs Suryadi atau akrab disapa Pak Raden dan boneka Unyil-nya mendapat perhatian khalayak. Peristiwa itu pun menjadi salah satu dasar diselenggarakannya sebuah seminar mengenai bertajuk Seluk Beluk Perlindungan Hak Cipta.

    "Kebetulan saja Pak Raden yang punya kasus, jadi seminar di sini adalah bagaimana semua pihak yang terlibat mengenai pelanggaran hak cipta bisa sharing dan tahu mengenai seluk beluk hak cipta," ujar tim pengacara Pak Raden, Dwiyanto Prihartono saat ditemui di sela-sela seminar Seluk Beluk Perlindungan Hak Cipta IPAS (Intellectual Property Advisiory Service) di Eramus Huis, Kedubes Belanda, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/10).

    Pak Raden yang ada di samping tim kuasa hukumnya mengungkapkan kegembiraan dengan keberadaan seminar ini. "Saya senang sekali dengan adanya seminar seperti ini. Saya bisa mengeluarkan uneg-uneg yang sudah lama terpendam. Biar yang mendengar bisa mendapatkan pengalaman," katanya seraya menyatakan harapan lebih lanjut untuk kasusnya.

    "Bahwa hak cipta dari pencipta itu kembali ke penciptanya. Seperti boneka si Unyil yang memang saya yang menciptakan," tukas Pak Raden. (kpl/adt/rea/dew)


    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    Be Smart, Read More
    Back to the top
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Tiga ruko terbakar di Pekanbaru, 4 penghuni tewas terpanggang
  • Karir Song Ji Hyo di luar Korea makin membahana
  • KPK periksa Alex Noerdin soal 'fee' 2,5 persen proyek Wisma Atlet
  • Polda DIY tangkap buronan Interpol dan Australia di Gunungkidul
  • PN Ambon tolak praperadilan nakhoda kapal MV Hai Fa
  • Komisi III DPR undang Kejagung dan Bareskrim bahas Perppu KPK
  • Ini empat poin hasil kesepakatan World Economic Forum
  • KPK telah periksa 100 saksi terkait kasus Suryadharma Ali
  • Jenderal PBB dan warga Lebanon puji kiprah pasukan Garuda
  • Singgah di Pelabuhan Tanjung Emas, turis dukung emansipasi Kartini
  • SHOW MORE