Fuad Baraja dalami ilmu totok rokok

Sumber : | Rabu, 29 Agustus 2012 18:51




Fuad Baraja dalami ilmu totok rokok
Fuad Baraja

Merdeka.com - Aktor senior Fuad Baraja mendalami metode totok rokok, yaitu terapi untuk menghentikan seseorang berhenti kecanduan merokok.

"Terapi ini hanya bagi mereka para perokok yang sangat ingin berhenti. Kalau tidak mau berhenti namun dipaksakan, hasilnya akan sia-sia karena bukan dari dalam hati," ujar Fuad Baraja di sela menjadi pembicara dalam diskusi anti rokok di Surabaya, Selasa (28/08).

Ia menjelaskan, pada prinsipnya metode ini menggunakan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Metode ini merupakan gabungan antara aspek kerohanian dengan acupoint.

Dalam praktiknya, pasien tidak dipijat seperti pada umumnya, namun hanya diketuk beberapa kali di sembilan bagian totok. Selain itu juga ada doa yang diucapkan pasien dan meminta kepada Allah SWT untuk disembuhkan.

"Ini hanya doa lho, bukan mantera atau kalimat seperti sulap. Intinya harus ada niat dan ikhlas meminta supaya disembuhkan," jelas pemeran Sang Papa Jun dalam sinetron Jin dan Jun tersebut.

Pasien akan merasakan efeknya setelah menjalani terapi 1-2 kali. Hanya saja, jika hanya dalam sekali saja sudah sembuh maka tidak perlu ada terapi lagi.

"Saya rajin menghubungi pasien dan menanyakan perkembangannya. Tidak sedikit yang mengaku cukup hanya sekali saja terapi dan sudah berhenti dari rokok," kata pria kelahiran Surabaya tersebut. (antara/dar)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jakarta disebut kota tak aman, polisi klaim sudah razia preman
  • 3 WNA tewas usai pesta miras oplosan di atas kapal
  • Berniat naikkan remunerasi PNS Kemenhub, Jonan minta dukungan DPR
  • Kekurangan vitamin ini picu disfungsi ereksi
  • Komjen Suhardi Alius segera jabat Sestama Lemhanas
  • Menkeu tanggapi dingin bocoran Seskab soal Sigit jadi Dirjen Pajak
  • Dubes AS: Indonesia harus hati-hati bila undang Kim Jong-un
  • Polisi saksi Budi Gunawan lagi-lagi mangkir dari panggilan KPK
  • Pertamina minta marjin distribusi premium naik Rp 50 per liter
  • Yordania bersedia tukar tawanan dengan ISIS
  • SHOW MORE