FPI akan bubarkan konser Jennifer Lopez di Indonesia?

Sumber : | Sabtu, 29 September 2012 23:17




FPI akan bubarkan konser Jennifer Lopez di Indonesia?
Jennifer Lopez foto: istimewa

Merdeka.com - Kabar konser penyanyi seksi Jennifer Lopez di Indonesia memang menjadi salah satu yang begitu dinantikan penggemar musik. Namun sepertinya konser itu tidak berjalan lancar.

Konser yang rencananya digelar pada 30 November 2012 di Mata Elang Internasional Stadium itu rupanya diduga mendapat jegalan dari Front Pembela Islam (FPI).

Upaya FPI yang disebut akan menggagalkan konser Jennifer Lopez di Indonesia itu sepertinya ditanggapi dingin dan pedas oleh pengguna Twitter.

Beberapa komentar di antaranya seperti @martayanti: Ebussett dah kurang sajennya RT @moymoi: ( Astaga, ribet amat jadi org). Bahkan akun @Gmontadaro dengan jelas mengkritik aksi FPI kali ini yang sebelumnya sempat heboh menolak kedatangan Lady Gaga. Kritikan pedas juga muncul di tempat lain yang seakan tidak setuju dengan sikap FPI itu.

Sebelum ini, aksi FPI yang kerap kali dianggap sebagai organisasi garis keras ini bahkan menolak besar-besaran aksi Lady Gaga pada awal Juni lalu. Dengan tingginya penolakan, Lady Gaga akhirnya batal konser di Indonesia. Hmm, bagaimana menurut kalian saat ini? (kpl/aia)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kisah pilu Fanisa, korban tsunami Aceh dijual ke Malaysia
  • Cerita di balik rumah putih yang kokoh diterjang longsor dahsyat
  • Jelang Natal-Tahun Baru, polisi fokuskan pengamanan di 3 titik
  • Tas yang dicuri ditemukan warga, rekening & uang Rp 2 juta utuh
  • Main film tanpa personel JKT48 lain, Nabilah ingkar janji?
  • Hanura akan gelar Munas ke-2 di Solo, 2.000 kader bakal hadir
  • 5 Siswi SD tenggelam di galian sedalam 12 meter, 1 tewas
  • 3 Wartawan bodrex asyik nyabu di rumah
  • Kisah legiun TNI AD, digugat anak soal hibah rumah
  • 4 Anggota dewan diperiksa soal kasus pungli 1 persen dana APBD
  • SHOW MORE